Ada 2 Jenis, Kenali Bedanya Diabetes Tipe 1 & Tipe 2 yang Jarang Diketahui!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2020 | 18:52 WIB
Ada 2 Jenis, Kenali Bedanya Diabetes Tipe 1 & Tipe 2 yang Jarang Diketahui!
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah atau gula darah. Pada akhirnya menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf.

Dilansir The Health Site, pada 2014, ada sekitar 422 juta penderita diabetes di seluruh dunia dan pada 2016 menjadi penyebab utama kematian ketujuh di seluruh dunia. Diabetes terdiri dari 2 jenis, tipe 1 dan tipe 2.

Pada diabetes tipe 2, tubuh menjadi resisten terhadap insulin atau tidak menghasilkan cukup insulin, hormon pengatur gula darah.

Insulin ini dihasilkan oleh pankreas, namun tubuh tidak dapat menggunakannya sebagaimana mestinya.

Seiring waktu, ini memengaruhi kemampuan pankreas dalam memproduksi insulin. Kondisi ini biasanya didiagnosis pada orang dewasa.

Sedangkan pada diabetes tipe 1, yang juga dikenal sebagai diabetes remaja, pankreas memproduksi sedikit atau tidak ada insulin dengan sendirinya.

Pada kondisi ini, sel-sel kekebalan akan menyerang dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas. Itulah sebabnya pasien bergantung pada suntikan insulin untuk kelangsungan hidupnya.

Ilustrasi diabetes (Shutterstock)

Penyebab

Belum jelas apa yang menyebabkan diabetes tipe 1. Tetapi diabetes tipe 2 adalah hasil dari gaya hidup yang tidak sehat, obesitas dan kurangnya gerak.

Gen juga berperan di sini. Anda dapat mengelola diabetes tipe 2 dengan mengubah gaya hidup, tetapi ini tidak berhasil jika diterapkan pada diabetes tipe 1.

Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]
Seorang perempuan menyuntikkan insulin [shutterstock]

Gejala

Diabetes tipe 1 dapat menyerang secara tiba-tiba, dan gejalanya cepat terjadi. Fluktuasi kadar gula yang sangat tinggi, peningkatan buang air kecil, rasa lapar dan haus yang berlebihan, kenaikan atau penurunan berat badan yang tiba-tiba, adalah beberapa gejala dari kondisi ini. Ini paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja.

Sedangkan diabetes tipe 2 dapat dialami orang selama bertahun-tahun tanpa menunjukkan adanya gejala. Kebanyakan orang sadar setelah mereka memeriksakan diri ke dokter.

Tapi, beberapa orang yang mengalami gejala umumnya merasakan haus yang meningkat, buang air keci, rasa lapar, kenaikan atau penurunan berat badan secara tiba-tiba, masalah penglihatan dan kesemutan pada kaki. Gejala ini mungkin akan menjadi lebih buruk saat penyakit berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?

Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:20 WIB

5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran

5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2026 | 08:00 WIB

Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya

Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:57 WIB

Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan

Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB

Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya

Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:04 WIB

4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan

4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 05:16 WIB

Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes

Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes

Video | Minggu, 22 Februari 2026 | 17:25 WIB

Apakah Kurma Aman untuk Diabetes? Cek Batasan Konsumsinya

Apakah Kurma Aman untuk Diabetes? Cek Batasan Konsumsinya

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:10 WIB

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

5 Tips Puasa Aman bagi Penderita Diabetes, Gula Darah Tetap Stabil

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:36 WIB

Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat

Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat

Health | Kamis, 12 Februari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB