Akses Air Terbatas, Ada Negara yang Masih Kesulitan Lawan Wabah Corona

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Rabu, 18 Maret 2020 | 10:52 WIB
Akses Air Terbatas, Ada Negara yang Masih Kesulitan Lawan Wabah Corona
Ilustrasi anak kecil di Afrika (Shutterstock)

Suara.com - Ketika banyak negara, termasuk Indonesia, tengah berjuang melawan wabah virus corona baru atau SARS-CoV-2, masih ada jutaan orang yang tidak memiliki banyak harapan untuk mengikuti saran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang mencuci tangan dan social distancing.

Sekitar satu miliar orang hidup dalam kondisi lingkungan kumuh. Fasilitas perumahan mereka cenderung memiliki sedikit ventilasi, drainase, dan fasilitas pembuangan limbah, dengan risiko penyakit menyebar secara mudah.

Celestine Adhiambo, 43, tinggal di daerah kumuh Mukuru di Nairobi bersama suami dan enam anaknya. Mereka tinggal di rumah satu kamar dengan tidak adanya akses air mengalir atau pun listrik.

"Tidak mungkin bagi kami untuk memisahkan anak dari yang lain jika terjadi infeksi. Kami tidak memiliki ruang. Tidak ada ruang di sini. Pemerintah harus membawa orang yang terinfeksi ke rumah sakit," tuturnya kepada BBC, Rabu (18/3/2020).

Untuk mendapatkan air bersih, mereka harus membelinya. Setiap hari mereka menghabiskan 10 ember air seharga 50 Shilling Kenya (sekitar Rp7 ribu).

Tetapi persediaan air tidak menentu dan pada hari ketika tidak ada air, mereka tidak mandi sama sekali.

Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

"Aku khawatir. Jika virus menyebar di wilayah kami, itu akan mengerikan," kata Adhiambo.

Hal ini juga terjadi pada Shanthi Sasindranath, seorang ibu dari dua anak yang tinggal di pinggiran Chennai, India.

"Jika kekurangan seperti tahun lalu, akan sulit untuk mendapatkan air bersih untuk mencuci tangan kita beberapa kali," tuturnya.

baca juga

Selama kekurangan air keluarganya bertahan hidup dengan membeli air yang tidak diolah dari sumur pertanian berjarak lebih dari 50 km, seperti tahun lalu.

Di wilayahnya masih sangat sedikit toilet umum dan sember air, dia mengatakan orang-orang tidak mengikuti saran kesehatan masyarakat.

"Di kereta lokal, orang-orang batuk beberapa inci dari wajahmu, bahkan tanpa menutupi mulut mereka. Jika aku mengatakan ini, beberapa akan mengatakan maaf, beberapa orang hanya akan berkelahi," sambungnya.

Namun, ia sudah memberi tahu anak-anaknya cara mencegah penularan virus corona, yaitu dengan mencuci tangan secara perlahan dan menyeluruh.

"Saya memberi tahu mereka bahwa mereka harus mencuci tangan setiap kali mereka kembali dari luar, meskipun mereka baru keluar selama lima menit," lanjutnya lagi.

Atas adanya permasalahan seperti ini, dosen pelayanan kesehatan di University of Glasgow di Inggris, Poppy Lamberton, mengungkapkan pemerintah harus meningkatkan langkah besar.

"Beberapa pemerintah miskin, tetapi tidak seburuk rakyat. Dalam kasus wabah, mereka harus mampu mengisolasi seluruh komunitas," jelas Lamberton.

Meski begitu, ternyata penyebaran infeksi Covid-19 di Afrika termasuk lambat.

"Hal baiknya adalah virus tidak menyebar cepat di Afrika. Sebagian besar kasus yang telah dilaporkan berasal dari orang-orang yang melakukan perjalanan kembali dari China atau Eropa. Kami tidak tahu mengapa itu tidak menyebar dengan cepat," kata pakar kesehatan Afrika, Pierre M'pele.

WHO mengatakan penularan lokal tetap rendah di benua Afrika dan penahanan adalah strategi yang tepat dalam mengurangi penyebaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:35 WIB

100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas Tradisional Runtuh, Puluhan Orang Hilang di Desa Zamboye

100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas Tradisional Runtuh, Puluhan Orang Hilang di Desa Zamboye

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Spanyol Diserbu Migran Maroko, Tentara Diminta Bersiaga di Perbatasan

Spanyol Diserbu Migran Maroko, Tentara Diminta Bersiaga di Perbatasan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:06 WIB

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 00:59 WIB

Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan

Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan

Video | Senin, 13 Juli 2026 | 16:34 WIB

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:05 WIB

Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026

Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:41 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×