Viral Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Hoaks Minum Metanol Cegah Corona

Risna Halidi Suara.Com
Senin, 30 Maret 2020 | 20:42 WIB
Viral Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Hoaks Minum Metanol Cegah Corona

Suara.com - Lewat sebuah video yang viral di media sosial, seorang dokter keluarga AS menyarankan masyarakat untuk mencuci buah dan sayur menggunakan sabun. Namun menurut ilmuwan lain, cara tersebut dianggap tak baik. Apa penjelasannya?

Berdasarkan laporan media Iran, ratusan orang meninggal dunia di sana akibat keracunan alkohol metanol yang diklaim dapat mengobati virus corona Covid-19. Berita mengenai mencuci buah dan sayur dengan sabun serta hoaks konsumsi alkohol metanol menjadi berita paling populer di kanal Health Suara.com.

1. Viral Video Cuci Buah dan Sayur Pakai Sabun, Ilmuwan: Ini Bukan Ide Bagus

Ilustrasi mencuci buah dan sayur (shutterstock)
Ilustrasi mencuci buah dan sayur (shutterstock)

Seorang dokter keluarga di Grand Rapids, Michigan, AS, Jeffrey VanWigen, mengunggah sebuah video tutorial membersihkan buah atau sayuran selama pandemi virus corona baru ini ke kanal YouTube-nya pada Selasa (24/3/2020) lalu.

Dalam video tersebut VanWingen menyarankan untuk membersihkan buah menggunakan sabun.

Baca selengkapnya

2. Minum Metanol Demi Cegah Corona Covid-19, 300 Orang Justru Meninggal Dunia!

Ilustrasi minuman alkohol [shutterstock]
Ilustrasi minuman alkohol [shutterstock]

Kasus kematian akibat virus corona Covid-19 di Iran telah mencapai 2.378 orang dan total orang yang positif terinfeksi pun mencapai lebih dari 32 ribu orang.

Situasi ini pastinya cukup meresahkan masyarakat sehingga mereka mencari cara untuk melindungi dirinya. Sayangnya, cara pencegahan dan pengobatan infeksi virus corona Covid-19 dengan minum metanol justru menewaskan ratusan orang.

Baca Juga: Keputusan Boleh Atau Tidaknya Mudik Lebaran Diumumkan Besok Sore

Baca selengkapnya

3. Virus Corona Covid-19 Tak Tahan Panas, Kapan Waktu Terbaik Keluar Rumah?

Virus corona penyebab Covid-19 disebut tak tahan panas [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Virus corona penyebab Covid-19 disebut tak tahan panas [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Seorang ahli virus atau virologi Indonesia, drh. Indro Cahyono mengungkapkan bahwa daya tahan virus sangat terpengaruh suhu. Semakin panas suhu, maka kemampuan virus untuk bertahan akan semakin kecil.

"Jadi kalau misalnya dia (virus) di suhu 10-15 (derajat) mungkin dia bisa bertahan di lingkungan sampai 3 jam. Di suhu 20-25, dia hanya bertahan selama 3 menit. Sekarang suhu di Indonesia 26-30 derajat, gak sampai 1 menit itu virusnya sudah hilang," jelas Indro saat dihubungi Suara.com.

Baca selengkapnya

4. Pakar Virus: Harusnya Corona Lebih Cepat Mati di Indonesia daripada Wuhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI