Keren! Aplikasi EndCorona Buatan UI untuk Kenali Risiko Paparan Covid-19

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Kamis, 02 April 2020 | 06:12 WIB
Keren! Aplikasi EndCorona Buatan UI untuk Kenali Risiko Paparan Covid-19
Aplikasi EndCorona buatan Universitas Indonesia. (Dok. Suara.com/Tangkapan Layar)

Cara menggunakan aplikasi EndCorona

Asesmen terdiri dari 10-11 pertanyaan yang nanti hasilnya bisa diketahui secara cepat, kurang lebih 2-3 menit. Hasilnya akan menunjukkan kerentanan Anda dalam empat kategori yakni risiko rendah, hati-hati, rentan dan sangat rentan.

Setelah itu nanti Anda akan diarahkan ke nomor WhatsApp helpine FKUI yang dikelola oleh Humas FKUI untuk membantu Anda untuk melakukan apa saja yang perlu dilakukan sesuai dengan tingkat kerentanan Anda. diklik akan langsung mengarah ke whatsapp FKUI yang dikelola oleh humas FKUI.

"Hasil ini merupakan berdasarkan oleh pengkajian mendalam tim pembimbing bersama tim kami, FKUI-RSCM, dari jurnal ilmiah, serta rekomendasi nasional maupun internasional yang berbasis UI. Jadi sudah melewati rangkaian yang cukup panjang untuk membuat satu set asesmen ini," jelas Arya.

Aplikasi EndCorona buatan Universitas Indonesia. (Dok. Suara.com/Tangkapan Layar)
Aplikasi EndCorona buatan Universitas Indonesia. (Dok. Suara.com/Tangkapan Layar)

Fitur lainnya adalah belajar atau edukasi melalui WA Story atau Instagram Story dengan desain yang mudah dicerna oleh masyarakat. Konten edukasi seperti YouTube FKUI, pranala penting yang mengarah ke WHO, peta kasus Covid-19 baik global maupun Indonesia, UNICEF Indonesia, dan referensi.

EndCorona juga berpartner dengan beberapa penggalang dana sehingga pengguna juga bisa masuk dan berdonasi. Fitur lain yang lebih menarik adalah daftar helpline tak hanya dari 119, namun juga rumah sakit mulai dari Aceh, Yogyakarta, hingga Jakarta dan juga Dinas Kesehatan beberapa daerah.

Konten berita juga terdapat dalam aplikasi ini di mana berita yanf ditampilkan sudah dikurasi dan diseleksi dengan benar sesuai bukti yang ada.

Lalu statistik harian yang datanya diambil dari Kementerian Kesehatan dan juga data dari update Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di setiap rentang pukul 4-5 sore.

Arya dan tim sudah mengkaji aplikasi ini selama satu bulan dan keunggulan yang ditawarkan adalah menggunakan sistem cloud yang cepat dan hampir tidak memerlukan pemeliharaan.

baca juga

"(Menggunakan cloud) karena waktu development yang sangat singkat dan memerlukan kita menggunakan teknologi yang sangat cepat. Dan cloud di sini menjamin aplikasi ini bisa diakses 24 jam dan setiap harinya," imbuh tim pengembang, Albertus Angga Raharja dari Fasilkom UI.

Soal apakah hasil asesmen nanti akurat atau bisa digunakan sebagai diagnosis, salah satu pembimbing dr. Eric Daniel Tenda, SpPD, FINASIM (Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI) menyatakan bahwa aplikasi ini hanya memberikan informasi apakah dia berisiko dan tidak akan menggantikan pemeriksaan fisik dan lainnya.

Aplikasi EndCorona buatan Universitas Indonesia. (Dok. Suara.com/Tangkapan Layar)
Aplikasi EndCorona buatan Universitas Indonesia. (Dok. Suara.com/Tangkapan Layar)

"Jadi aplikasi ini membantu memberikan pengertian terhadap risiko yang dimiliki. Namun tetap pemeriksaan fisik, laboratorium dan penunjang lainnya diperlukan," tegasnya.

Salah satu pembimbing lainnya, Prasandhya A. Yusuf, S.Si, M.T., Ph.D (Departemen Fisika Kedokteran FKUI / Klaster Medical Technology IMERI), juga menuturkan bahwa aplikasi ini menjadi upaya FKUI sebagai filter awal.

"Sehingga faskes-faskes tersebut tidak kewalahan didatangi oleh ODP dan PDP, bisa cek secara mandiri, lalu di situ akan diberikan suatu anjuran untuk pertama menghubungi helpline dari FKUI, dan juga menghubungi 119," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita Perempuan di Purwakarta Positif Terjangkit Virus Corona

Balita Perempuan di Purwakarta Positif Terjangkit Virus Corona

Jabar | Kamis, 02 April 2020 | 05:57 WIB

Sembuh dari Corona Covid-19, Pangeran Charles: Saya Beruntung

Sembuh dari Corona Covid-19, Pangeran Charles: Saya Beruntung

Lifestyle | Kamis, 02 April 2020 | 05:46 WIB

Viral Broadcast Ahli Virus Soal Corona Covid-19, Fakta atau Hoax?

Viral Broadcast Ahli Virus Soal Corona Covid-19, Fakta atau Hoax?

Health | Kamis, 02 April 2020 | 05:55 WIB

Terkini

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:58 WIB

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

×