Agar Bisa Donor Darah, Ini Tips Jaga Kualitas Darah Saat Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 02 April 2020 | 06:45 WIB
Agar Bisa Donor Darah, Ini Tips Jaga Kualitas Darah Saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi donor darah.

Suara.com - Puasa Ramadan akan datang tak lama lagi. Menjelang bulan puasa tentu saja kita harus menjaga kesehatan lebih ekstra, terutama di tengah wabah virus corona Covid-19 seperti ini.

Kesehatan tubuh yang terjaga tentu akan membuat kualitas darah juga membaik. Terlebih jika Anda berniat untuk mendonorkan darah atau memiliki jatuh tempo donor darah pada bulan puasa nanti.

Oleh karena itu menjaga kesehatan harus diprioritaskan sejak sekarang.

Kepala Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, dr. Salimar Salim, MARS mengimbau pada pendonor darah sukarela yang sudah rutin mendonasikan untuk terus menjaga kesehatan tubuhnya. Sehingga apabila datang jatuh tempo donor darah sudah siap dan darahnya berkualitas baik.

Lalu bagaimana menjaga kesehatan di tengah physical distancing seperti ini? Menurut Salimar, hal yang paling penting dilakukan adalah perbanyak minum air.

Tindakan Pencegahan Penularan Covid-19 pada Palayanan Donor Darah
Tindakan Pencegahan Penularan Covid-19 pada Palayanan Donor Darah

Selanjutnya, menjaga kondisi tubuh juga bisa dilakukan dengan tetap berolahraga dan makan-makanan yang seimbang dan bergizi.

"Jangan sampai kebanyakan tidur di rumah. Walaupun sering di depan komputer tetap berolahraga. Kalau keluar jangan lupa cuci tangan dan pakai masker," katanya saat dihubungi Suara.com, Rabu (1/4/2020).

Apabila Anda tertarik untuk mendonorkan darah dan belum pernah donor darah, maka yang perlu dicatat adalah mempersiapkan tubuh yang sehat serta tak lupa melakukan olahraga dan makan sehat.

Salimar mempersilakan siapapun dengan syarat tersebut untuk datang donor ke PMI. Atau jika ingin melakukannya dengan didatangi PMI, mungkin bisa dikoordinir dengan ketua RT atau RW setempat untuk mengadakan donor darah.

"Walau sepuluh orang tetap kita datangin," kata Salimar.

Penurunan jumlah pasokan stok darah sebanyak 70 persen dialami oleh Palang Merah Indonesia (PMI) sejak datangnya pandemi virus corona.

Hal ini berimbas pada jumlah kantong yang diterima setiap harinya. Salimar menyatakan di hari-hari biasa bisa mendapatkan 1000 kantong, kini hanya bisa mendapatkan sekitar 300-400 kantong saja.

Nah, Anda yang ingin berbuat untuk sesama melalui donor darah bisa mengisi formulir dengan klik di sini. Setetes darah Anda sangat bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan. Apalagi saat ini PMI sangat kekurangan pasokan stok darah. Yuk donor darah! 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, PMI Alami Kekurangan Stok Darah 70 Persen Sejak Pandemi Corona

Miris, PMI Alami Kekurangan Stok Darah 70 Persen Sejak Pandemi Corona

Health | Rabu, 01 April 2020 | 11:38 WIB

Gegara Corona Covid-19, PMI Kekurangan Pasokan Stok Darah, Yuk Donor Darah!

Gegara Corona Covid-19, PMI Kekurangan Pasokan Stok Darah, Yuk Donor Darah!

Health | Rabu, 01 April 2020 | 07:10 WIB

6 Orang Baru Tahu Positif Corona Covid-19 setelah Donor Darah

6 Orang Baru Tahu Positif Corona Covid-19 setelah Donor Darah

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 08:49 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB