Amerika dan Inggris Akan Lakukan Tes Antibodi Virus Corona, Apa Fungsinya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 03 April 2020 | 08:30 WIB
Amerika dan Inggris Akan Lakukan Tes Antibodi Virus Corona, Apa Fungsinya?
Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)

Suara.com - Dua perusahaan Amerika Serikat telah meluncurkan tes antibodi cepat untuk virus corona baru. Tes ini dapat digunakan untuk mendeteksi apakah sistem kekebalan tubuh memiliki Covid-19 atau tidak.

BD, sebuah perusahaan teknologi medis besar, dan BioMedomics, perusahaan diagnostik klinis berbasis di North Carolina, mengumumkan tes baru ini dapat mendeteksi bukti paparan virus di masa lalu atau sekarang hanya dalam 15 menit.

BBC melaporkan pada Selasa (1/4/2020), Inggris sendiri pun telah memesan 3,5 juta tes antibodi. Namun, ini belum bisa digunakan karena masih diperiksa untuk memastikan apakah tes benar-benar bekerja.

Dilansir Financial Times, apa yang disebut sebagai tes serologis ini dinilai penting karena dapat digunakan untuk menilai siapa yang mungkin sudah kebal terhadap virus corona baru.

Antibodi adalah protein yang diproduksi sel darah putih tubuh untuk melawan infeksi. Ini berikatan dengan virus, mencegahnya menginfeksi sel, dan dapat tetap berada dalam darah setelah infeksi sembuh.

Ilustrasi tes darah. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi tes darah. (Sumber: Shutterstock)

"Tes antibodi terlihat untuk melihat apakah seseorang telah terpapar antigen tertentu, seperti virus. Mereka mendeteksi antibodi manusia dalam darah menggunakan antigen yang dirancang mirip dengan fitur virus," tutur dekan Fakultas Kedokteran Universitas Drexel, Charles Cairns, dikutip Science News.

"Atau sebaliknya, tes mendeteksi virus dalam darah menggunakan antibodi (buatan manusia) yang dirancang untuk menjebak virus," sambungnya.

Tes ini menggunakan sampel tes darah yang kemudian dimasukkan ke alat cartridge, kemudian diberi bahan kimia yang disebut buffer.

Direktur Pusat Vaksin dan Imunoterapi di Wistar Institute di Philadelphia, David Weiner, mengatakan bahwa tes ini termasuk penting.

"Kami sekarang menyaring untuk menemukan orang yang positif (dan memiliki infeksi saat ini). Tetapi penting untuk menemukan orang yang sudah pulih dan yang tidak mungkin terinfeksi ulang," sambungnya.

Setetes darah di masa yang akan datang dapat mendeteksi kanker (Shutterstock)
ilustrasi tes darah (Shutterstock)

Weiner menambahkan lagi bahwa tes antibodi juga memberi kita gambaran yang lebih baik tentang berapa banyak orang yang telah terinfeksi dan berapa banyak yang telah pulih.

Orang yang seharusnya diprioritaskan mendapatkan tes ini adalah responden pertama dan petugas kesehatan, menurut Winer, sebab sangat penting agar mereka kembali ke garis depan.

Kepala eksekutif BioMedomics, Frank Wang, mengatakan tes ini telah digunakan secara luas di China selama wabah dan datanya telah terbit dalam Journal of Medical Virology.

"Tes kami telah divalidasi secara klinis di beberapa rumah sakit dan laboratorium klinis di AS dan China," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebar Video Pembunuhan Massal Berkedok Virus Corona, Pria Bogor Ditangkap

Sebar Video Pembunuhan Massal Berkedok Virus Corona, Pria Bogor Ditangkap

Jabar | Kamis, 02 April 2020 | 21:07 WIB

Cerita Yusuf Melawan Corona, Antara Diri Sendiri, Keluarga dan Teman

Cerita Yusuf Melawan Corona, Antara Diri Sendiri, Keluarga dan Teman

Jabar | Kamis, 02 April 2020 | 21:01 WIB

Wabah Corona, Gubernur Khofifah Gratiskan Sewa 4 Rusunawa di Surabaya

Wabah Corona, Gubernur Khofifah Gratiskan Sewa 4 Rusunawa di Surabaya

Jatim | Kamis, 02 April 2020 | 20:44 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB