Salut! Lawan Covid-19, PM Irlandia Leo Varadkar Kembali Jadi Dokter

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 07 April 2020 | 21:54 WIB
Salut! Lawan Covid-19, PM Irlandia Leo Varadkar Kembali Jadi Dokter
Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar. (AFP)

Suara.com - Lawan Covid-19, PM Irlandia Leo Varadkar Turun Tangan Jadi Dokter.

Perdana Menteri (PM) Irlandia Leo Varadkar bergabung kembali dengan tenaga medis di negaranya untuk turut menangani wabah Corona Covid-19.

Dokter lulusan Trinity College Dublin pada 2003 itu akan bertindak sebagai tenaga medis setidaknya satu shift dalam seminggu.

Sebelumnya, lembaga Layanan Kesehatan (HSE) Irlandia, meminta para pensiunan tenaga profesional kesehatan yang tidak lagi bekerja sejak 17 Maret untuk turut terlibat mengatasi pasien Corona Covid-19.

Pekerja profesional dari semua disiplin ilmu kesehatan telah diminta untuk mendaftar seandainya pemerintah membutuhkan staf tambahan untuk bekerja di rumah sakit baru atau pun yang sudah ada sebelumnya.

Dokter atau perawat yang sudah pensiun serta mahasiswa kedokteran juga didorong untuk mendaftar.

Seperti dilaporkan oleh TIME, dalam waktu tiga hari setelah pengumuman HSE, 50 ribu mantan tenaga kesehatan telah mendaftar, termasuk Perdana Menteri Irlandia.

Varadkar akan membantu berikan konsultasi melalui telepon terhadap orang-orang yang mungkin telah terpapar COVID-19.

Varadkar memang berasal dari keluarga yang bekerja sebagai tenaga kesehatan. Ayahnya seorang dokter sementara ibunya perawat. Saudara perempuan dan istrinya juga bekerja untuk layanan kesehatan.

Varadkar bekerja sebagai dokter junior di Dublin selama tujuh tahun sebelum beralih ke politik. Pada 2013, ia dikeluarkan dari daftar tenaga medis setahun sebelum diangkat menjadi Menteri Kesehatan Irlandia.

Hingga Senin (6/4), Irlandia memiliki setidaknya 4.994 kasus positif COVID-19 dan 158 orang telah meninggal. Negara itu telah melakukan lockdown sejak 28 Maret hingga 19 April.

Warga hanya dapat meninggalkan rumah untuk pekerjaan penting. Seperti, membeli persediaan yang diperlukan, berolahraga atau pergi ke fasilitas kesehatan jika darurat. Siapa pun yang melanggar kuncian dapat didenda € 2.500 atau setara Rp 43.750.000 dan penjara selama enam bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kesehatan Dunia, WHO Sebut Butuh 6 Juta Perawat Untuk Melawan Covid-19

Hari Kesehatan Dunia, WHO Sebut Butuh 6 Juta Perawat Untuk Melawan Covid-19

Health | Selasa, 07 April 2020 | 15:30 WIB

Trauma Akibat Covid-19, Tenaga Medis Bisa Alami PTSD

Trauma Akibat Covid-19, Tenaga Medis Bisa Alami PTSD

Health | Selasa, 07 April 2020 | 14:43 WIB

Kekurangan APD, Tenaga Medis di Inggris Meninggal Terinfeksi Covid-19

Kekurangan APD, Tenaga Medis di Inggris Meninggal Terinfeksi Covid-19

News | Sabtu, 04 April 2020 | 10:43 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB