Mitos Meningitis: Dari Menimbulkan Ruam Hingga Berakibat Fatal

Galih Priatmojo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 09 April 2020 | 20:46 WIB
Mitos Meningitis: Dari Menimbulkan Ruam Hingga Berakibat Fatal
Ilustrasi meningitis (Shutterstock)

Suara.com - Sekarang ini meningitis menjadi perbincangan masyarakat lantaran infeksi ini menyebabkan penyanyi kenamaan Indonesia, Glenn Fredly, menutup usia pada Rabu (8/4/2020) di Rumah Sakit Setia Mitra, Jakarta Selatan.

Meningitis menyerang membran halus (meninges) yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan dalam kasus yang jarang terjadi, oleh parasit.

Tetapi tidak semua meningitis adalah infeksi, ada jenis meningitis non-infeksi yang disebabkan oleh operasi otak, cedera kepala, hingga pengobatan tertentu.

Seperti penyakit lainnya, banyak juga mitos yang berkembang mengenai meningitis ini. Dilansir National Foundation for Infectious Disease dan Meningitis Now, berikut beberapa mitos dan fakta tentang penyakit ini.

Ilustrasi meningitis. (Shutterstock)
Ilustrasi meningitis. (Shutterstock)

1. Mitos: penyakit meningokokus (meningitis bakteri) mudah didiagnosis

Fakta: penyakit meningokokus sering salah didiagnosis sebagai sesuatu yang kurang serius karena gejala awal mirip influenza dan penyakit virus umum lain.

Gejala mungkin termasuk beberapa kombinasi demam tinggi, sakit kepala, leher kaku, kebingungan, mual, muntah, kelelahan, dan ruam keunguan.

2. Mitos: remaja sehat dan dewasa muda tidak perlu khawatir terserang meningitis

Fakta: penyakit ini jarang terjadi, namun kenyataannya risiko meningkat pada remaja dan dewasa muda. Meningokokus dapat berkembang dengan cepat, membunuh orang yang sehat dalam 24 hingga 48 jam.

3. Mitos: selalu menimbulkan ruam

Fakta: ruam adalah tanda keracunan darah atau septikemia (sepsis). Ini bisa menjadi tanda terakhir yang muncul.

4. Mitos: meningitis selalu berakibat fatal

Fakta: Sebanyak 10% orang yang terkena meningitis bakteri meninggal. Diperkirakan ada 30% hingga 50% penderita yang bertahan hidup dari meningitis bakteri tetapi mengalami satu atau lebih masalah permanen, seperti gangguan pendengaran, masalah kognisi, perilaku, dan epilepsi.

5. Mitos: meningitis virus adalah bentuk paling ringan

Fakta: meningitis jarang mengancam jiwa. Namun, meningitis virus dapat menyebabkan penderitanya mengalami kondisi serius dan melemahkan, termasuk sakit kepala hingga kehilangan memori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesadaran Vaksin di Indonesia yang Menurun dan Dampaknya pada Syarat Umroh

Kesadaran Vaksin di Indonesia yang Menurun dan Dampaknya pada Syarat Umroh

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:45 WIB

Pasto Dilarang Bawakan Lagu Glenn Fredly, Rayen Pono Buka Suara Soal Mekanisme Royalti

Pasto Dilarang Bawakan Lagu Glenn Fredly, Rayen Pono Buka Suara Soal Mekanisme Royalti

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 08:12 WIB

Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?

Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?

Health | Senin, 23 Februari 2026 | 07:05 WIB

Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa

Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:11 WIB

Dharma Pongrekun: Virus Nipah Datang dengan Kepentingan!

Dharma Pongrekun: Virus Nipah Datang dengan Kepentingan!

Video | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:50 WIB

Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!

Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:51 WIB

Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan

Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan

News | Senin, 09 Februari 2026 | 23:22 WIB

Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya

Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 19:10 WIB

Virus dan Akhir Dunia

Virus dan Akhir Dunia

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:15 WIB

Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan

Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 20:47 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB