Didominasi Perempuan, Ini yang Dibutuhkan Tenaga Medis Selain APD

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 15 April 2020 | 09:20 WIB
Didominasi Perempuan, Ini yang Dibutuhkan Tenaga Medis Selain APD
Ilustrasi perawat perempuan saat bersiap menemui pasien-pasien Covid-19. [Paolo Miranda/BBC]

Suara.com - Didominasi Perempuan, Ini yang Dibutuhkan Tenaga Medis Selain APD.

Kebutuhan bagi perawat, khususnya perempuan, dalam menjalankan tugasnya seringkali diabaikan.

Padahal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mencatat bahwa tenaga kesehatan secara global didominasi oleh perempuan.

Data WHO pada 2019, 70 persen keseluruhan tenaga kesehatan di dunia merupakan perempuan. Di Asia Tenggara mayoritas tenaga kesehatan juga perempuan, yakni sekitar 79 persen. Sementara dokter di Asia Tenggara 60 persen juga perempuan.

"Jadi memang dominan perempuan baik di seluruh negeri juga di Asia Tenggara," kata Dokter dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dr. Teza Farida dalam media briefing siaran online dengan koalisi Pekad, Selasa (14/4/2020).

"Kadang-kadang, sebagian dari kami hancur: kami merasa putus asa, kami menangis karena merasa tidak berdaya ketika kondisi pasien kami tidak membaik," tutur Paolo tentang dia dan rekan-rekan kerjanya. [Paolo Miranda/BBC]
Ilustrasi perawat pasien Covid-19. [Paolo Miranda/BBC]

Sayangnya, keterbatasan alat pelindung diri (APD) menjadi masalah pertama yang dialami tim medis, termasuk di Indonesia, sehingga, menempatkan tenaga kesehatan perempuan menjadi yang paling berisiko terinfeksi virus corona.

Di samping itu, Teza mengatakan bahwa pemerintah juga perlu memperhatikan kebutuhan spesifik tenaga kesehatan perempuan. Hal ini menurut dia juga masih sering diabaikan.

"Kebutuhan spesifik seperti menstrual hygiene atau kebutuhan kebersihan lainnya. Kebutuhan psikis bagi tenaga kesehatan," ucapnya.

Bukan hanya langka, APD juga dijual dengan harga yang terlalu mahal. Teza mengungkapkan, tak sedikit tenaga kesehatan harus membeli APD dengan uang sendiri lantaran fasilitas kesehatan tidak menyediakan.

baca juga

"Mereka harus beli sendiri misal apron yang harganya sekali pemakaian satu sampai Rp 2 juta. Gaun lengkap APD bisa Rp 4 jutaan. Kadang mereka keluarkan uang untuk diri sendiri karena tidak tersedia sarana yang memadai," tuturnya.

Dampak lain yang terjadi akibat kelangkaan APD, menurut Teza, membuat tenaga kesehatan tidak berani memberikan layanan secara langsung di tempat praktik. Sehingga layanan konsultasi kesehatan hanya dilakukan melalui online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Baru, China Siap Uji Coba 2 Kandidat Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Harapan Baru, China Siap Uji Coba 2 Kandidat Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Health | Rabu, 15 April 2020 | 08:16 WIB

Pertolongan Darurat Sesak Napas karena Corona, Dokter Anjurkan Tengkurap

Pertolongan Darurat Sesak Napas karena Corona, Dokter Anjurkan Tengkurap

Health | Selasa, 14 April 2020 | 22:05 WIB

Hari Kesehatan Dunia, WHO Sebut Butuh 6 Juta Perawat Untuk Melawan Covid-19

Hari Kesehatan Dunia, WHO Sebut Butuh 6 Juta Perawat Untuk Melawan Covid-19

Health | Selasa, 07 April 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

×