Pandemi Corona juga dapat Menyebabkan Ketidakseimbangan Hormon!

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Minggu, 19 April 2020 | 17:45 WIB
Pandemi Corona juga dapat Menyebabkan Ketidakseimbangan Hormon!
Ilustrasi diam di rumah (Shutterstock)

Suara.com - Hormon memainkan peran penting dalam bagaimana tubuh berfungsi, dan pandemi corona Covid-19 ini, secara tidak langsung dapat memengaruhi kesembangannya.

Ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi banyak hal, termasuk kelelahan, kenaikan berat badan secara tiba-tiba, gangguan tidur, hingga rambut rontok.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon, dan bisa saja ini dilakukan selama masa karantina di rumah.

Berikut kebiasaan buruk tersebut, dilansir The Health Site:

1. Pola makan tidak sehat

Pola makan sangat berpengaruh pada hormon. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi gula, karbohidrat, dan makanan olahan, ini dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan memengaruhi produksi insulin.

Insulin merupakan salah satu hormon yang membantu tubuh memproses gula menjadi energi, dan asupan berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin. Kondisi ini dapat berakibat penyakit diabetes tipe 2.

Ilustrasi junk food. (shutterstock)
Ilustrasi junk food. (shutterstock)

2. Tekanan

Stres dan kecemasan selama pandemi adalah masalah umum. Tetapi jika tidak dijaga, stres dapat memengaruhi hormon secara negatif.

baca juga

Ketika tubuh stres, jumlah hormon kotisol dan adrenalin meningkat. Ketika menumpuk di aliran darah dapat merusak sistem kekebalan dan fungsi mental.

Stres kronis bahkan dapat memengaruhi hormon seks Anda, yaitu estrogen dan progesteron. Ini menyebabkan menstruasi yang tidak teratur dan penurunan gairah seks.

3. Kurang tidur

Sama seperti stres, kurang tidur dapat meningkatkan kadar kortisol, dan memengaruhi gula darah.

Insomnia ditambah dengan pola makan buruk dapat membuat Anda berisiko diabetes, sindrom metabolik dan tekanan darah tinggi.

Ilustrasi (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi lelaki malas (sumber: Shutterstock)

4. Gaya hidup sedentari

Ini adalah gaya hidup yang tidak melibatkan banyak aktivitas fisik. Padahal, gaya hidup seperti ini dapat menyebabkan hormon lapar (ghrelin) meningkat, yang akan memicu rasa lapar dan membuat Anda makan lebih banyak.

Olahraga, terutama kardio, dapat membuat tubuh melepaskan endorfin (hormon kesenangan di otak). Selain itu, tubuh akan merasa kenyang lebih lama dan tidak terlalu lapar karena olahraga juga memengaruhi ghrelin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Menopause Memicu Flek Hitam Semakin Parah di Wajah?

Apakah Menopause Memicu Flek Hitam Semakin Parah di Wajah?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 12:50 WIB

6 Manfaat Testosteron Menurut Androlog, Tidak Cuma Soal Gairah Seks

6 Manfaat Testosteron Menurut Androlog, Tidak Cuma Soal Gairah Seks

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:57 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?

Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:10 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pria Harus Tahu, Begini Cara Tepat Merawat Kulit Wajah Berjerawat karena Hormon Kortisol

Pria Harus Tahu, Begini Cara Tepat Merawat Kulit Wajah Berjerawat karena Hormon Kortisol

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 15:50 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×