Pasien Covid-19 Bisa Alami Pembekuan Darah, Dokter Belum Yakin Solusinya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 20 April 2020 | 08:32 WIB
Pasien Covid-19 Bisa Alami Pembekuan Darah, Dokter Belum Yakin Solusinya
Petugas medis merawat pasien virus corona di Italia, sebagai ilustrasi (Foto: AFP)

Suara.com - Pembekuan darah menjadi salah satu komplikasi yang mengancam nyawa pasien Covid-19. Sayangnya, para dokter masih tidak yakin tentang cara mengatasinya.

Melansir dari Business Insider, Dr. Alex Spyropoulos ahli pembekuan darah di Northwell Health di New York masih mempertimbangkan tentang memberikan terapi heparin untuk mencairkan darah pada pasien Covid-19.

Para dokter mulai mempelajari bahwa penyakit pernapasan tampaknya berdampak lebih dari sekadar paru-paru, terutama dalam kasus yang parah. Dokter telah melaporkan masalah ginjal, masalah jantung, dan baru-baru ini, masalah pembekuan darah muncul di berbagai bagian tubuh.

Biasanya, dokter seperti Spyropoulos lebih suka mengandalkan hasil dari uji klinis yang kuat untuk mengetahui apakah perawatan itu efektif. Tetapi karena virus ini sangat baru, percobaan baru saja dimulai, dengan hasil yang diharapkan dalam beberapa bulan mendatang.

"Kami meneliti secara membabi buta berdasarkan apa yang kami sebut data yang sangat lemah tapi sangat meyakinkan," kata Spyropoulos.

Dengan tidak adanya bukti ilmiah yang kuat, dokter masih memperdebatkan cara terbaik untuk mengobati kondisi tersebut. Beberapa penelitian sedang meneliti apakah obat penghilang gumpalan darah bisa digunakan sebagai metode pengobatan.

Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

"Insiden pembekuan darah memang cukup tinggi di awal wabah, dokter di AS mendengar dari rekan-rekannya di China tentang efek virus pada jantung," kata Dr. Thomas Maddox ketua komite ilmu pengetahuan dan kualitas dari American College of Cardiology.

"Dengan Covid-19, dokter juga melihat pembekuan darah terjadi di paru-paru dan tubuh pasien yang menggunakan ventilator," kata Dr. Greg Martin, seorang profesor perawatan kritis paru-paru di Universitas Emory.

Gumpalan darah atau pembekuan darah dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, penyumbatan pembuluh darah, menyebabkan stroke, serangan jantung, masalah ginjal, masalah paru-paru, dan lain sebagainya.

Virus lain juga meningkatkan risiko pembekuan. Tetapi para dokter memiliki firasat bahwa virus mungkin memainkan peran dalam meningkatkan risiko pembekuan darah.

"Ini bukan pertama kalinya," kata Spyropoulos.

Dokter mencatat peningkatan risiko pembekuan darah pada pasien dengan H1N1 atau flu babi, serta dalam wabah SARS (disebabkan virus corona).

"Dengan virus corona baru (penyebab Covid-19), lebih banyak gumpalan yang tampaknya berasal dari paru-paru," kata Spyropoulos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Beras Saat Corona, Keluarga Miskin di Serang 2 Hari Cuma Minum Air

Tak Ada Beras Saat Corona, Keluarga Miskin di Serang 2 Hari Cuma Minum Air

Banten | Senin, 20 April 2020 | 07:45 WIB

Pemain AS Roma Rela Tak Gajian Empat Bulan Demi Bayar Karyawan Klub

Pemain AS Roma Rela Tak Gajian Empat Bulan Demi Bayar Karyawan Klub

Bola | Senin, 20 April 2020 | 07:25 WIB

Kizzmekia Corbett, Perempuan Muda di Balik Pembuatan Vaksin Covid-19

Kizzmekia Corbett, Perempuan Muda di Balik Pembuatan Vaksin Covid-19

Health | Senin, 20 April 2020 | 07:28 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB