Lansia Terinfeksi Covid-19 Dapat Mengalami Delirium, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 24 April 2020 | 14:53 WIB
Lansia Terinfeksi Covid-19 Dapat Mengalami Delirium, Apa Itu?
Ilustrasi pasangan lansia. (Shutterstock)

Suara.com - Ahli geriatrik di Rumah Sakit Pusat Universitas Lausanne, Sylvain, telah menyusun daftar gejala khas dan atipikal (tidak biasa) pada pasien lansia yang terinfeksi Covid-19 dalam sebuah makalah, yang akan diterbitkan di Revue Medicale Suisse.

Dalam daftar tersebut, dilansir dari CNN Internasional, gejala yang termasuk atipikal adalah perubahan dalam status pasien, delirium, kelelahan, lesu, tekanan darah rendah, hingga hilangnya bau serta rasa.

Namun, dilaporkan British Geriatrics Society, delirium tidak ekslusif hanya pada lansia saja, kemungkinan terlihat pada pasien dengan infeksi parah, sindrom gangguan pernapasan akut, dan mereka yang membutuhkan ventilasi invasif di ICU.

Berdasarkan Royal College of Psychiatrists, delirium merupakan keadaan kebingungan mental yang dimulai tiba-tiba dan disebabkan oleh semacam kondisi fisik. Kondisi ini juga disebut keadaan kebingungan akut.

Rusun khusus lansia di Cibubur, Jakarta, Kamis (3/5).
Rusun khusus lansia di Cibubur, Jakarta, Kamis (3/5).

Misalnya, seseorang yang mengalaminya bisa merasa tidak tahu di mana dia berada, jam berapa saat itu, atau apa yang terjadi padanya.

Masalah medis, pembedahan atau operasi dan obat-obatan, dapat menyebabkan delirium. Biasanya kondisinya lebih buruk di malam hari.

Seringkali ini terjadi secara tiba-tiba dan biasanya perlahan akan hilang ketika kondisi yang menyebabkannya membaik. Tetapi mereka juga kemungkinan menjadi lebih baik secara cepat, tetapi terkadang dibutuhkan beberapa hari hingga minggu.

Kumpulan lanjut usia (lansia). (Shutterstock)
Kumpulan lanjut usia (lansia). (Shutterstock)

Sekitar dua dari setiap 10 pasien rumah sakit mengalami periode delirium. Bahkan, lebih mungkin terjadi jika seseorang harus dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU). Delirium lebih sering terjadi jika seseorang:

  • Usia sudah tua
  • Memiliki masalah memori
  • Memiliki pendengaran atau penglihatan yang buruk
  • Baru saja menjalani operasi
  • Memiliki penyakit terminal
  • Memiliki penyakit otak, seperti infeksi, stroke, atau cedera kepala
  • Sebelumnya pernah mengalami delirium

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai APD Bekas dan Jas Hujan, 251 Dokter Dinyatakan Positif Virus Corona

Pakai APD Bekas dan Jas Hujan, 251 Dokter Dinyatakan Positif Virus Corona

News | Jum'at, 24 April 2020 | 14:30 WIB

4 Obat Virus Corona Akan Mendarat di Indonesia, Diuji di 22 Rumah Sakit

4 Obat Virus Corona Akan Mendarat di Indonesia, Diuji di 22 Rumah Sakit

News | Jum'at, 24 April 2020 | 14:29 WIB

Ngeyel Keluar Saat Karantina, Bocah 16 Tahun Tewas Ditembak Ayah Tiri

Ngeyel Keluar Saat Karantina, Bocah 16 Tahun Tewas Ditembak Ayah Tiri

News | Jum'at, 24 April 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB