5 Alasan Berjalan Kaki Jadi Aktivitas Fisik yang Tepat selama Pandemi

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 03 Mei 2020 | 14:54 WIB
5 Alasan Berjalan Kaki Jadi Aktivitas Fisik yang Tepat selama Pandemi

Suara.com - Di tengah ancaman virus corona Covid-19, imbauan untuk di rumah aja terus digalakkan. Tapi, selama di rumah bukan berarti mengesampingkan kegiatan fisik atau olahraga untuk tetap sehat.

Bagi orang yang memiliki peralatan kebugaran dan olahraga di rumah, tetap sehat mungkin tidak menjadi masalah selama mereka termotivasi untuk berolahraga. Namun sayangnya, banyak orang yang tidak memiliki alat olahraga.

Jangan sedih, sebab para ahli mengatakan ada satu latihan yang semua orang bisa lakukan untuk tetap sehat di tengah pandemi corona, yakni berjalan kaki.

Dirangkum dari USA Today, berikut alasan mengapa berjalan kaki adalah latihan terbaik untuk dilakukan selama pandemi corona Covid-19.

1. Meningkatkan kekuatan otot
Seiring bertambahnya usia manusia, kekuatan otot sangat berkurang. Berjalan kaki mengatasi masalah ini dengan membangun massa otot dan mengencangkan otot di area tubuh tertentu, terutama di punggung dan kaki.

Ilustrasi berjalan kaki (shutterstock)
Ilustrasi berjalan kaki (shutterstock)

2. Menjaga kekuatan tulang
Tulang cenderung menjadi lebih lemah seiring bertambahnya usia orang. Berjalan kaki akan memberikan sejumlah tekanan pada tulang dan sel-sel tulang yang disebut osteoblas. Ia merespon dengan baik terhadap jenis stres ini, mencegah hilangnya kepadatan tulang.

3.Membakar lemak tubuh
Berjalan adalah salah satu latihan yang dapat membuat seseorang menurunkan berat badan tanpa harus bergantung pada peralatan olahraga. Studi menemukan bahwa berjalan secara teratur membantu menurunkan berat badan dengan membakar lemak.

Sering nyeri pinggang, dua olahraga ini bisa bantu meredakannya. (Shutterstock)
Sering nyeri pinggang, dua olahraga ini bisa bantu meredakannya. (Shutterstock)

4. Merangsang suasana hati yang baik
Banyak orang menderita kecemasan dan perubahan suasana hati di tengah pandemi corona. Berjalan adalah cara yang baik untuk mengatasi masalah ini karena aktivitas fisik telah terbukti memiliki efek meningkatkan suasana hati seseorang.

5. Meningkatkan kesehatan jantung
Berjalan kaki membuat jantung lebih kuat. Karena ini adalah aktivitas aerobik, berjalan kaki meningkatkan efisiensi jantung dengan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Dengan demikian, berjalan mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbatasan dengan Malaysia, Mahakam Ulu Terapkan 'Lockdown' karena Corona

Berbatasan dengan Malaysia, Mahakam Ulu Terapkan 'Lockdown' karena Corona

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 10:34 WIB

Corona Bikin Irin Jatuh Miskin, hingga Jual Elpiji 3 Kg untuk Beli Beras

Corona Bikin Irin Jatuh Miskin, hingga Jual Elpiji 3 Kg untuk Beli Beras

Jatim | Minggu, 03 Mei 2020 | 10:13 WIB

Graziano: Saat Ini, Valentino Rossi Tak Punya Keinginan untuk Berhenti

Graziano: Saat Ini, Valentino Rossi Tak Punya Keinginan untuk Berhenti

Sport | Sabtu, 02 Mei 2020 | 20:20 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB