Marak Bayi Pakai Face Shield, Apa Kata Dokter?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 05 Mei 2020 | 19:35 WIB
Marak Bayi Pakai Face Shield, Apa Kata Dokter?
Bayi yang baru lahir pakai Face Shield. ((ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Bayi di bawah usia dua tahun dilarang oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat untuk dipakaikan masker, sekalipun tujuannya untuk menghindari terinfeksi virus corona.

Namun larangan itu dimaksudkan karena anak berusia di bawah dua tahun belum memiliki kemampuan untuk melepas masker sendiri jika ia mengalami sesak napas.

"Yang berbahaya justru kalau kita biarkan, tanpa sepengetahuan orangtua ternyata alat pelindung menutupi jalan napas. Nanti dia sesak napas bisa meninggal," kata dokter spesialis anak Bernie Endyarnie Medise saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/5/2020).

Sebagai pengganti masker, bayi justru dipakaikan face shield yang mirip dengan alat pelindung diri (APD) tenaga medis. Sempat ada pendapat pro kontra mengenai pemakaian tersebut karena dinilai juga akan menghambat sistem napas bayi.

Menurut Bernie, face shield masih aman digunakan bayi dengan catatan hanya pada saat kondisi mendesak.

"Kalau face shield, ya bolehlah. Mungkin saat mau pergi imunisasi, mau ketemu dokter takutnya terpapar yang lain. Masih okelah. Tapi ada kita, melihat terus posisi face shield benar nggak, jangan tiba-tiba berubah menutup jalan napas," papar Bernie.

Penggunaan face shield pun sebaiknya disiasati agar tidak terlalu lama. Bernie mencontohkan, saat anak akan imunisasi, jika nomor giliran masih lama, sebaiknya ibu dan anak tidak menunggu di tempat umum yang ramai, sehingga bayi tidak terlalu memerlukan pelindung wajah.

"Coba ibunya tanya ke suster dulu. Sudah mendekati akan dipanggil, batu datang. Tunggu dulu aja di mobil atau tempat lain. Jadi nggak lama dipakainya. 5-10 menit masih okelah. Begitu selesai, masuk mobil, sudah dilepas lagi," katanya.

Meski menutupi area depan wajah, face shield dinilai masih lebih aman daripada masker. Ini karena face shield masih ada sedikit celah di area bawah sehingga tak dikhawatirkan bayi akan kekurangan oksigen, jelas Bernie.

baca juga

Namun, lebih baik dari itu, bayi sebaiknya tidak dibawa keluar rumah selama masa pandemi masih berlangsung.

"Kalau dia terpaksa harus pergi, misal ke dokter, tetap physical distancing. Jangan biarkan bayi terlalu dekat dengan orang lain. Setelah itu kebersihan orangtuanya, harus pakai masker, cuci tangan, jangan pegang-pegang area muka terlalu sering," jelas Bernie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren! Laboratorium Indonesia Ini Bikin APD Face Shield dari 3D Printer

Keren! Laboratorium Indonesia Ini Bikin APD Face Shield dari 3D Printer

Health | Sabtu, 25 April 2020 | 15:49 WIB

Lindungi Diri dari Virus Corona, Lebih Baik Pakai Face Shield atau Masker?

Lindungi Diri dari Virus Corona, Lebih Baik Pakai Face Shield atau Masker?

Health | Selasa, 21 April 2020 | 19:40 WIB

Cegah Covid-19, Bayi Baru Lahir Pakai Face Shield

Cegah Covid-19, Bayi Baru Lahir Pakai Face Shield

Video | Minggu, 19 April 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB