Catat! Tanda Kecemasan karena Pandemi Sudah Serius dan Butuh Bantuan Klinis

M. Reza Sulaiman, Rosiana Chozanah

Selasa, 05 Mei 2020 | 19:40 WIB
Catat! Tanda Kecemasan karena Pandemi Sudah Serius dan Butuh Bantuan Klinis
Ilustrasi kecemasan berlebihan (Shutterstock)

Suara.com - Pemberlakuan lockdown, isolasi dari teman dan orang yang dicintai, dan kehilangan pekerjaan pendapatan, hingga stabilitas ekonomi, adalah dampak-dampak dari pandemi virus corona baru yang dapat memengaruhi kesehatan mental.

"Saya menyebutnya 'respon ancaman kronis', kondisi terus berada dalam mode bertahan hidup yang sangat terangsang," kata psikologi trauma Shauna Springer, dikutip CNN Internasional.

Ia menjelaskan, respon ancaman kronis adalah eskalasi dari banyak gejala yang sama yang terkait dengan stres pasca-trauma, masalah tidur, kecemasan, lekas marah, kesulitan berkonsentrasi, dan gejala lainnya.

Ada tanda ketika kecemasan seseorang menjadi berbahaya, seperti:

Ilustrasi depresi
Ilustrasi kecemasan berlebihan (Shutterstock)

1. Tidur yang buruk

"Ketika mimpi buruk menjadi hal yang biasa dan kualitas tidur kita secara konsisten buruk, itu sering kali merupakan tanda pertama bahwa kita mungkin perlu mengambil tindakan untuk meningkatkan kesehatan mental kita," kata Springer, yang juga menulis buku Warrior: How To Support Those Who Protect Us.

Tidur yang buruk ibarat pedang bermata dua, kecemasan menyebabkan tidur yang buruk, kurangnya kualitas tidur juga menyebabkan kecemasan, stres, dan depresi.

2. Fokus pada berita buruk

"Jika kita menghabiskan hari-hari kita dengan tenggelam dalam kecemasan umum ini dan takut tentang apa yang mungkin terjadi... itu pertanda lain bahwa segala sesuatunya masuk ke kisaran yang lebih klinis," sambungnya.

baca juga

3. Kehilangan minat dan kesenangan

Tanda yang bahkan lebih serius, kata Springer, adalah ketika kita kehilangan selera untuk berhubungan dengan orang lain dan berhenti mengontak teman dan keluarga.

"Ketika kita tidak dapat menemukan kesenangan dalam apa pun dan kita mulai merasa mati rasa daripada berhubungan dengan orang lain dan melakukan hal-hal yang kita hargai atau ingin lakukan dengan hidup kita, itu pertanda bahwa kita mungkin memerlukan bantuan dan dukungan," lanjutnya.

Ilustrasi depresi
Ilustrasi kecemasan (Shutterstock)

4. Ketidakberdayaan atau kecemasan yang melumpuhkan

"Perasaan tak berdaya yang luar biasa adalah apa yang sering menyebabkan gejala trauma. Kita yang telah diberhentikan dari pekerjaan dapat merasa seolah-olah telah kehilangan identitas, karena tidak adanya peran dan hubungan yang memberi makna pada hidup," tuturnya.

Ketidakberdayaan ini dapat menyebabkan kecemasan parah dan melumpuhkan, tanda lain bahwa kita membutuhkan bantuan.

"Kecemasan yang melumpuhkan adalah di mana Anda merasa terus menerus dibanjiri perasaan panik dan ketakutan tak bernama... Anda tidak memiliki perasaan masa depan yang penuh harapan," lanjutnya.

Ketika semua ini terjadi, saat itulah kecemasan memasuki fase yang benar-benar membutuhkan dukungan klinis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap, Pengaruh Genetik dan Lingkungan Terhadap Gangguan Kecemasan

Terungkap, Pengaruh Genetik dan Lingkungan Terhadap Gangguan Kecemasan

Health | Kamis, 23 April 2020 | 16:07 WIB

Psikiater: Kecemasan dan Ketakutan pada Virus Corona Covid-19 Bisa Menular

Psikiater: Kecemasan dan Ketakutan pada Virus Corona Covid-19 Bisa Menular

Health | Kamis, 23 April 2020 | 14:52 WIB

Beda Nyeri Dada akibat Covid-19, Kecemasan dan Penyakit Jantung

Beda Nyeri Dada akibat Covid-19, Kecemasan dan Penyakit Jantung

Health | Kamis, 09 April 2020 | 15:09 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB