Roy Kiyoshi Konsumsi Obat Tidur Dumolid, Bisa Sebabkan Depresi Hingga Koma

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 09 Mei 2020 | 14:11 WIB
Roy Kiyoshi Konsumsi Obat Tidur Dumolid, Bisa Sebabkan Depresi Hingga Koma
Ilustrasi alkohol dan obat tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Presenter Roy Kiyoshi ditahan oleh kepolisian karena penyalahgunaan narkoba. Namun menurut penuturan pengacara dan ibunda Roy Kiyoshi, Roy Kiyoshi hanya meminum obat tidur bernama Dumolid yang dibelinya dari apotek tanpa resep dokter.

Obat tidur dumolid termasuk dalam golongan benzodiazepine atau benzo, dan berfungsi sebagai penenang. Obat ini memang bisa digunakan di Indonesia, tapi penggunaannya sangat ketat dan harus berdasarkan resep dokter.

Dumolid termasuk dalam golongan psikotripika golongan IV, yang punya dampak berbahaya bagi kesehatan apabila tidak dibarengi dengan resep dokter atau ilegal. Mengutip Hello Sehat, Sabtu (9/5/2020), jika ketergantungan pada obat ini, maka sulit untuk berhenti dan bisa membuat penggunanya mengalami depresi.

Hal ini sangat umum terjadi pada obat penenang. Semakin lama seseorang mengonsumsi obat penenang, semakin ia rentan mengalami kecemasan. Ini karena tubuh sudah beradaptasi sepenuhnya dengan efek obat tersebut.

Alhasil, tingkat stres dan kecemasan yang tadinya dapat ditekan secara efektif kini malah meningkat berlipat ganda, yang semakin memicu gejala depresi. Dan yang lebih bahaya, ini juga bisa memengaruhi kemampuan kognitif atau belajar, sehingga membuat seseorang sulit berkonsentrasi dan kemampuan verbal berkurang.

Yang sering terjadi, kalau dosisnya sudah tinggi, maka akan sulit untuk lepas dan menurunkan dosis. Hal ini bisa membuat penggunanya mengalami sakaw obat, dan berakibat fatal yang mengancam jiwa.

Sakau dumolid bisa sebabkan koma

Ketergantungan dapat mengakibatkan gejala sakau dan bahkan kejang ketika obat dihentikan tiba-tiba. Ada risiko yang signifikan mulai dari kejang, stroke, serangan jantung, atau halusinasi jika Anda berhenti mengonsumsi dumolid secara tiba-tiba setelah begitu lama mengalami ketergantungan.

Gejala sakau dumolid bisa sangat buruk dan mengganggu. Depersonalisasi biasanya timbul lebih buruk selama periode sakau akut. Gejala sakau obat dumolid bahkan dikatakan lebih buruk dari gejala sakau heroin.

baca juga

Dan ketika obat dumolid disalahgunakan bersama obat lain dan atau diminum bersama alkohol, efeknya bisa berupa koma atau bahkan kematian.

Sebelumnya, Roy Kiyoshi ditangkap di kediamannya di kawasan Cengkareng oleh aparat Polres Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5/2020). Sebanyak 21 butir obat psikotropika ditemukan.

Setelah dilakukan tes urine, Kasat Polres Jakarya Selatan, Vivick Tjangkung, menyatakan hasil tes positif benzo atau dumolid. Hingga kini polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roy Kiyoshi Pakai Obat Tidur Dumolid, Benar Bukan Jenis Narkoba?

Roy Kiyoshi Pakai Obat Tidur Dumolid, Benar Bukan Jenis Narkoba?

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 13:02 WIB

Dikonsumsi Roy Kiyoshi, Sebenarnya Apa Fungsi Obat Psikotropika Benzo?

Dikonsumsi Roy Kiyoshi, Sebenarnya Apa Fungsi Obat Psikotropika Benzo?

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 07:05 WIB

Tanpa Resep Dokter, Roy Kiyoshi Beli Narkotika Jenis Benzo Secara Online

Tanpa Resep Dokter, Roy Kiyoshi Beli Narkotika Jenis Benzo Secara Online

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×