Virus Corona Covid-19 Bisa Menular di Kolam Renang? Ahli Buka Suara

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:45 WIB
Virus Corona Covid-19 Bisa Menular di Kolam Renang? Ahli Buka Suara
Ilustrasi kolam renang (Shutterstock)

Suara.com - Virus Corona Covid-19 Bisa Menular di Kolam Renang? Ahli Buka Suara.

Hingga saat ini diktehui bahwa virus corona atau Covid-19 paling banyak menyebar melalui paparan tetesan yang dilepaskan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Tetapi masih ada banyak pertanyaan menggantung terkait dengan pola penyebaran virus yang seringkali mematikan ini..

Salah satu pertanyaan umum adalah apakah kolam renang juga dapat membuat orang berisiko tinggi tertular Covid-19. Dilansir dari Medical Daily, jawabannya ialah bahwa orang mungkin tidak akan tertular virus corona dari air. Tetapi risiko paparan meningkat di sekitar kolam renang.

Ilustrasi kaki perempuan di kolam renang. (Shutterstock)
Ilustrasi kaki perempuan di kolam renang. (Shutterstock)

"Ini sebenarnya virus pernafasan. Pertanyaannya tetap tentang semua mode transmisi, yang kita tidak tahu pada saat ini. Namun, tidak percaya bahwa itu ditularkan melalui air.," kata seorang profesor kedokteran di College of Nursing University of Tennessee, Roberta Lavin.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa orang tidak mungkin terinfeksi Covid-19 dari air. Tidak ada bukti bahwa virus dapat menginfeksi orang melalui penggunaan kolam dan kolam air panas.

CDC menjelaskan bahwa pemeliharaan dan desinfeksi kolam dan bak air panas yang tepat dapat membantu membunuh atau menonaktifkan virus yang menyebabkan Covid-119. Klorin sendiri dalam air kolam dapat membantu membersihkan air.

"Berita baiknya adalah jumlah rata-rata klorin yang ada di kolam akan membunuh virus. Aku memikirkan semua hal yang bisa kamu lakukan, berenang mungkin lebih aman daripada kebanyakan aktivitas," kata Lavin.

Namun, penting untuk mengetahui bahwa risiko tertular Covid-19 tetap ada. Saat menggunakan kolam di fasilitas gym atau ruang publik lainnya, orang cenderung terkena virus sebelum mencapai air yang mengandung klorin.

Lavin mengatakan bahwa orang yang terinfeksi dapat mencemari permukaan yang menuju ke kolam. Tetesan yang membawa coronavirus dapat bertahan di permukaan yang keras selama berjam-jam hingga berhari-hari.

Masuk dan keluar dari kolam mungkin melibatkan menyentuh objek yang berbeda, seperti pegangan pintu, keran shower bersama, pemindai kartu, loker atau bangku. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa coronavirus dapat bertahan hidup pada plastik dan baja hingga tiga hari, yang merupakan bahan umum di sekitar kolam renang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olahraga Intensitas Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Terinfeksi Covid-19

Olahraga Intensitas Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Terinfeksi Covid-19

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:24 WIB

Peneliti Temukan Hubungan Virus Corona Covid-19 dengan Cedera Ginjal Akut

Peneliti Temukan Hubungan Virus Corona Covid-19 dengan Cedera Ginjal Akut

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:30 WIB

Terbaru: Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah dan Hambat Kerja Multiorgan

Terbaru: Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah dan Hambat Kerja Multiorgan

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:05 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB