CDC Keluarkan Peringatan untuk Waspadai Sindrom Peradangan Anak Covid-19

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Kamis, 14 Mei 2020 | 10:01 WIB
CDC Keluarkan Peringatan untuk Waspadai Sindrom Peradangan Anak Covid-19
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mulai mempersiapkan untuk mengeluarkan peringatan dokter agar waspada terhadap sindrom peradangan langka pada anak-anak yang terkait infeksi virus corona. Hal tersebut dinyataka oleh juru bicara CDC kepada CNN pada Selasa (12/5/2020).

Dilansir dari CNN, Sindrom tersebut, ditandai oleh demam yang terus-menerus, peradangan, fungsi yang buruk di satu atau lebih organ, dan gejala lain yang mirip dengan syok.

Lebih banyak negara bagian mulai melaporkan diagnosis sindrom ini yang terjadi pada anak-anak.

Panel informal dokter anak juga telah diselenggarakan oleh Rumah Sakit Anak Boston.

Peringatan CDC akan keluar di Health Alert Network (HAN) ke ribuan dokter.

"Kami akan memberikan definisi kasus kerja tentang seperti apa kasus itu," kata juru bicara.

Dokter akan diminta untuk melaporkan kasus ke departemen kesehatan negara bagian dan lokal sehingga CDC dapat belajar tentang sindrom tersebut.

CDC bekerja dengan Dewan Negara dan Epidemiologis Teritorial untuk mendapatkan definisi sindrom yang terjadi pada anak-anak tersebut.

Ilustrasi anak sakit (Shutterstock)
Ilustrasi anak sakit (Shutterstock)

Sebelumnya, Departemen Kesehatan Negara Bagian New York sedang menyelidiki sekitar 100 kasus sindrom pada anak-anak yang terkait Covid-19 tersebut.

baca juga

Sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak antara usia 5 dan 9 tahun (29 persen) dan antara 10 dan 14 tahun (28 persen).

"Kami kehilangan tiga anak, bocah berusia 5 tahun, 7 tahun, dan 18 tahun," kata Andrew Cuomo, Gubernur New York.

Di Kentucky, Komisaris Kesehatan Dr. Steven Stack, mengumumkan negara menemukan dua pasien yang didiagnosis mengidap sindrom tersebut.

Satu kasus adalah anak berusia 10 tahun, yang sakit parah di unit perawatan intensif dan pasien kedua adalah anak berusia 16 tahun.

"Anak-anak yang sakit dengan sindrom ini dapat mengalami kolaps kardiovaskular dan memerlukan langkah-langkah yang mendukung untuk mempertahankan tekanan darah mereka, mereka juga bisa kolaps pernapasan yang membutuhkan bantuan pernapasan ventilator mekanik," kata Stack.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Virus Corona Kemungkinan Tak akan Pernah Hilang

WHO: Virus Corona Kemungkinan Tak akan Pernah Hilang

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:42 WIB

Langgar Aturan Tinggal di Rumah, Pilot Dipenjara Gegara Beli Masker

Langgar Aturan Tinggal di Rumah, Pilot Dipenjara Gegara Beli Masker

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:48 WIB

Miras di Meksiko Langka Saat Corona, Ratusan Orang Tewas Tenggak Bir Palsu

Miras di Meksiko Langka Saat Corona, Ratusan Orang Tewas Tenggak Bir Palsu

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:46 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×