Ladies, Waspada Penyakit Jantung Akibat Keseringan Minum Boba

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 14 Mei 2020 | 11:09 WIB
Ladies, Waspada Penyakit Jantung Akibat Keseringan Minum Boba
Ilustrasi perempuan minum boba. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan perempuan yang sering minum minuman manis seperti soda, boba, thai tea, dan yang lainnya berisiko lebih besar terkena penyakit jantung.

Meminumnya lebih dari satu gelas per hari memiliki 20 persen risiko yang lebih tinggi dibanding perempuan yang jarang meminumnya.

Dikutip dari WebMD, meskipun studi ini tak menunjukkan penyebab serta efeknya, peneliti menduga ada beberapa alasan gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Dipaparkan oleh ketua peneliti studi Cheryl Anderson dari Family and Public Health di University of California, San Diego, gula meningkatkan kadar glukosa dan konsentrasi insulin dalam darah.

"Hal tersebut dapat meningkatkan nafsu makan dan mengakibatkan obesitas, faktor risiko besar dari penyakit jantung," tuturnya dalam rilis dari Journal of the American Heart Association.

Ditambah, terlalu banyak gula dalam darah terkait dengan stres oksidatif dan inflamasi, resisten insulin, profil kolesterol yang tak sehat, dan diabetes tipe 2.

Kondisi-kondisi tersebut terkait dengan kuat pada perkembangan atheroslerosis, penyempitan pembuluh darah arteri yang menyebabkan sebagian besar penyakit jantung.

Dalam studi juga disebutkan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman manis 26 persen lebih mungkin menjalani operasi seperti angioplasty untuk mengembalikan aliran darah dan 21 persen di antaranya lebih tinggi mengalami stroke.

Persentasi tersebut muncul bila dibandingkan dengan perempuan yang jarang atau tak pernah mengonsumsi minuman manis. Perbedaan juga ditemukan dalam minuman yang dikonsumsi.

baca juga

Mereka yang minum lebih dari satu minuman manis memiliki 42 persen risiko penyakit jantung dibanding perempuan yang jarang atau tak pernah mengonsumsi minuman manis.

Sementara perempuan yang mengonsumsi minuman soda manis memiliki 23 persen risiko penyakit jantung lebih tinggi.

Perempuan yang mengonsumsi minuman manis juga ditemukan berusia lebih muda, perokok, obesitas, dan kecil kemungkinannya menjalani diet yang sehat.

Dalam mengurangi minuman manis, diet soda bukanlah pilihan yang baik. Diet soda mengandung pemanis buatan seperti sakarin, aspartam, sucralose, dan gula buatan lainnya yang memiliki risiko terhadap kesehatan. Pilihan yang terbaik? Tentu saja air putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segarnya Boba Xing Fu Tang Racikan Sendiri di Rumah, Dijamin Original!

Segarnya Boba Xing Fu Tang Racikan Sendiri di Rumah, Dijamin Original!

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2020 | 16:25 WIB

Selain Begadang, Tidur Lebih Awal Juga Pengaruhi Kesehatan Jantung?

Selain Begadang, Tidur Lebih Awal Juga Pengaruhi Kesehatan Jantung?

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 09:49 WIB

Benarkah Mudah Lelah Tanda Penyakit Jantung?

Benarkah Mudah Lelah Tanda Penyakit Jantung?

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 09:07 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×