Catat! Ini 7 Faktor Penentu Pasien Corona Bisa Sembuh atau Meninggal

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Kamis, 14 Mei 2020 | 13:53 WIB
Catat! Ini 7 Faktor Penentu Pasien Corona Bisa Sembuh atau Meninggal
Ilustrasi pasien Corona Covid-19 menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Catat! Ini 7 Faktor Penentu Pasien Corona Bisa Sembuh atau Meninggal

Tiap orang yang terserang virus corona Covid-19 memiliki kondisi yang berbeda-beda. Beberapa mengalami kondisi ringan, beberapa mengalami kondisi serius atau kritis.

Banyak ahli yang menduga bahwa usia adalah faktor dominan, namun sebuah penelitian baru menemukan bahwa faktor penentu kondisi pasien Corona Covid-19 ternyata beragam.

Dirangkum dari Live Science, berikut adalah tujuh faktor yang mempengaruhi kondisi pasien Corona Covid-19:

1. Usia

Ilustrasi Lansia (Shutterstock)
Ilustrasi Lansia (Shutterstock)

Data di berbagai belahan dunia mengungkapkan bahwa mereka yang berada pada usia lanjut lebih rentan terserang virus corona daripada mereka yang masih muda.

Mereka yang berada pada usia lanjut juta berisiko mengalami Covid-19 yang lebih serius dan bahkan kematian. Hal ini disebabkan kebanyakan dari mereka juga memiliki penyakit penyerta seperti penyakit jantung dan diabetes yang memperburuk gejala Corona Covid-19.

2. Diabetes

Penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2, juga dikaitkan dengan Covid-19. Dalam kajian dari 13 studi yang relevan, ahli menemukan bahwa pengidap diabetes hampir 3,7 kali lebih mungkin mengalami kondisi kritis Covid-19 atau meninggal karenanya.

baca juga

Para ahli tidak yakin apakah peningkatan kasus Covid-19 yang parah juga berlaku untuk orang dengan diabetes tipe 1. Sebuah studi sedang dilakukan untuk melihat hal ini.

3. Penyakit Jantung dan Hipertensi

Hampir sebagian besar gejala Covid-19 akan diperburuk dengan adanya penyakit jantung atau hipertensi. Di sisi lain, mengidap penyakit infeksi juga bisa merusak kesehatan jantung.

Dalam satu skenario, setelah menyerang paru-paru secara langsung, virus akan menurunkan suplai oksigen tubuh sampai pada titik jantung harus bekerja keras memompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh.

Dan virus ini juga dapat menyerang jantung secara langsung, karena jaringannya mengandung reseptor ACE2 yang menjadi 'inang' virus ini untuk masuk ke dalam tubuh.

Selanjutnya: Merokok, Obesitas, Golongan Darah dan Faktor Genetik 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Terbaru: Kucing Bisa Tularkan Covid-19

Studi Terbaru: Kucing Bisa Tularkan Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 11:23 WIB

Ahli Sebut Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Angina Pektoris!

Ahli Sebut Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Angina Pektoris!

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:43 WIB

Selain Batuk, Gejala Covid-19 Ini Juga Ditemukan pada Anak

Selain Batuk, Gejala Covid-19 Ini Juga Ditemukan pada Anak

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 10:10 WIB

Terkini

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

×