Catat! Ini 7 Faktor Penentu Pasien Corona Bisa Sembuh atau Meninggal

Kamis, 14 Mei 2020 | 13:53 WIB
Catat! Ini 7 Faktor Penentu Pasien Corona Bisa Sembuh atau Meninggal
Ilustrasi pasien Corona Covid-19 menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

4. Merokok

Diungkapkan dalam sebuah studi di China, lebih banyak perokok yang mengidap Corona Covid-19 dan masuk ke ICU atau meninggal, dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Merokok membuat tubuh lebih rentan terhadap viris Corona Covid-19, karena asap rokok menurunkan sistem kekebalan tubuh, merusak jaringan pernapasan, dan memicu inflamasi kronis.

5. Obesitas

Sebuah studi awalan di China mengungkapkan bahwa pasien yang obesitas dua kali lebih mungkin mengidap pneumonia yang parah.

Perempuan obesitas. [Shutterstock]
Perempuan obesitas. [Shutterstock]

Sementara mereka yang kegemukan memiliki 86 persen risiko lebih tinggi terkena kondisi yang sama dibanding dengan yang berat badannya normal.

Masih belum jelas mengapa obesitas terkait dengan banyaknya pasien Corona Covid-19 yang masuk rumah sakit dan parah lebih banyak.

Namun, ada beberapa kemungkinan, seperti obesitas merupakan faktor risiko dari infeksi yang parah.

6. Golongan Darah

Baca Juga: Bisakah Bedakan Jamu Original dengan Jamu yang Sudah Dicampur Zat Kimia?

Golongan darah kemungkinan menjadi prediktor seberapa rentan seseorang tertular Corona Covid-19.

golongan darah. (Shutterstock)
golongan darah. (Shutterstock)

Studi di China menyebutkan bahwa mereka yang bergolongan darah A lebih rentan tertular, dan mereka yang bergolongan darah O lebih sedikit rentan tertular Corona Covid-19.

Mengapa hal ini terjadi masih belum diketahui. Bisa jadi golongan darah seseorang mengindikasikan jenis antigen tertentu yang menyelubungi permukaan sel darah mereka.

Antigen ini memproduksi antibodi tertentu untuk membantu melawan patogen seperti virus Corona Covid-19.

7. Faktor Genetik

Para ahli percaya bahwa faktor genetik tertentu bisa membuat seseorang yang sehat jatuh sakit atau bahkan meninggal akibat virus tersebut.

Dalam sebuah skenario, gen yang menkonstruksi sel-sel untuk membangun reseptor ACE2 mungkin cukup berbeda di antara orang-orang yang tertular infeksi parah dan mereka yang mungkin tak menujukkan gejala apapun.

Hal ini yang mempengaruhi sistem imun tubuh menghadapi serangan patogen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI