Suti Karno Menderita Demam Berdarah, Ketahui Tanda Awal Penyakit Ini!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 14:35 WIB
Suti Karno Menderita Demam Berdarah, Ketahui Tanda Awal Penyakit Ini!
Artis Suti Karno berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Rabu (8/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pemain Atun dalam sinetron Si Doel, Suti Karno (54), sudah empat hari ini dirawat di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, lantaran menderita demam berdarah dengue (DBD).

"DB aku, demam berdarah," kata Suti melalui pesan singkat, Rabu (15/5/2020).

Suti juga mengatakan panas tubuhnya belum stabil, sehingga ia harus beristirahat agar kondisinya kembali pulih.

"Masih panas. Aku panasnya masih naik turun," sambungnya.

Demam berdarah dengue (DBD), disebabkan oleh virus dengue yang masuk melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, sangat mudah ditemukan di daerah tropis dan subtropis.

Umumnya, setelah seseorang digigit nyamuk pembawa virus, masa inkubasi berkisar tiga hingga 15 atau lima hingga 8 hari sebelum tanda dan gejalanya muncul.

Unggahan Suti Karno 'Atun' saat dirawat di rumah sakit [Instagram/@sutykarno]
Unggahan Suti Karno 'Atun' saat dirawat di rumah sakit [Instagram/@sutykarno]

Berdasarkan Medicinenet, DB umumnya dimulai secara non-spesifik, seperti gejala flu, yaitu menggigil, sakit kepala, nyeri di belakang mata, kehilangan napsu makan, merasa tidak sehat, hingga sakit punggung.

Penderita juga dapat merasakan sakit di bagian kaki dan sendi, biasanya terjadi selama berjam-jam pertama sakit.

Suhu tubuh akan naik dengan cepat hingga bisa mencapai 40 derajat Celcius, dengan denyut jantung relatif rendah (bradikardia) dan tekanan darah rendah (hipotensi).

Mata juga akan memerah. Di bagian wajah akan muncul ruam merah muda pucat dan kemudian menghilang. Kelenjar getah bening di leher dan pangkal paha sering bengkak.

Tanda lainnya, seperti demam tinggi, dapat berlangsung selama dua hingga empat hari, diikuti penurunan suhu tubuh secara cepat dengan banyak keringat di badan.

Artis Suti Karno berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Rabu (8/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Artis Suti Karno berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Rabu (8/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Kenaikan suhu kedua terjadi secara cepat. Ruam gatal yang khas (bintik merah kecil disebut petechiae) akan muncul bersamaan dengan demam dan menyebar ke seluruh tubuh kecuali wajah.

Telapak tangan dan kaki bisa berubah menjadi merah cerah dan membengkak.

Sebelumnya, pemerintah telah memperingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah saat wabah virus corona.

"Ancaman demam berdarah saat ini. Kita berhadapan dengan meningkatnya kasus demam berdarah," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suti Karno Sudah 4 Hari di Rumah Sakit, Kenapa?

Suti Karno Sudah 4 Hari di Rumah Sakit, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:45 WIB

Suti Karno 'Atun' Dilarikan ke Rumah Sakit, Ada Apa?

Suti Karno 'Atun' Dilarikan ke Rumah Sakit, Ada Apa?

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:30 WIB

Sudah 27 Tahun, Suti Karno 'Atun' Setuju Kisah Cinta Si Doel Selesai

Sudah 27 Tahun, Suti Karno 'Atun' Setuju Kisah Cinta Si Doel Selesai

Entertainment | Rabu, 08 Januari 2020 | 11:51 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB