Viral Video Eksperimen dari Jepang, Ternyata Secepat Ini Virus Menyebar!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Viral Video Eksperimen dari Jepang, Ternyata Secepat Ini Virus Menyebar!
Zat (kuman) menyebar di sekitar orang yang terinfeksi dalam cahaya hitam (YouTube/NHK World)

Video eksperimen ini menunjukkan seberapa cepat kuman dan virus menyebar ke orang lain.

Suara.com - Viral sebuah video dari Jepang yang menunjukkan seberapa mudah kuman dan virus dapat menyebar ke sekitarnya walau hanya satu orang saja yang terinfeksi.

Eksperimen ini mensimulasikan suasana di restoran prasmanan atau di kapal pesiar. Diketahui, video dibuat oleh organisasi penyiaran publik Jepang, NHK, bekerja sama dengan para ahli kesehatan.

Dalam video berdurasi 35 detik tersebut memperlihatkan 10 orang di dalam restoran, dan salah satudi antara mereka dipilih sebagai orang yang 'terinfeksi'.

Untuk mengetahui penyebarannya, orang yang 'terinfeksi' itu diberi sebuah cairan di tangannya sebelum mulai makan dan berinteraksi dengan pengunjung lainnya.

Kemudian, ia pun mulai mengambil makanan di meja prasmanan seperti biasanya, tidak mempertimbangkan kontaminasi dari cairan di tangannya.

Tangan orang yang terinfeksi diberi zat cairan sebagai tanda kuman (NHK Jepang)
Tangan orang yang terinfeksi diberi zat cairan sebagai tanda kuman (YouTube/NHK World)

Di akhir video, lampu di ruangan tersebut diganti dengan cahaya hitam, untuk menunjukkan sejauh mana kuman telah menyebar.

Dapat dilihat bahwa zat yang digunakan sebagai penanda kuman berada di makanan, peralatan makan, hingga wajah pengunjung lainnya.

Orang yang terinfeksi makan dan berinteraksi (NHK Jepang)
Orang yang terinfeksi makan dan berinteraksi (YouTube/NHK World)

Penjelasan Ahli

John Nicholls, profesor jlinis dalam patologi di Universitas Hong Kong mengatakan, video ini memang dapat menunjukkan seberapa cepat suatu virus dapat menyebar, terutama ketika tidak mencuci tangan secara benar.

"Apa yang diperlihatkan dalam video itu, adalah bahwa itu (kuman atau virus) akan menyebar ke permukaan dan ke orang-orang dengan sangat efisien," tutur Nicholls, dikutip dari CNN Internasional.

"Dan saya pikir itu benar-benar menyoroti kebutuhan apa yang orang katakan tentang kebersihan tangan untuk menghentikan penyebaran penyakit," sambungnya.

Namun, Nicholls mengatakan situasi dalam video itu 'buatan', karena begitu banyak penekanan diberikan pada sentuhan saja.

Kuman (zat) berada di wajah orang lain (NHK Jepang)
Kuman (zat) berada di wajah orang lain (YouTube/NHK World)

Kentaro Iwata, spesialis penyakit menular di Universitas Kobe, setuju.

"Eksperimen hanya menggambarkan kemungkinan penyebaran melalui kontak, dan itu bukan bukti dari apa yang terjadi, jadi perbedaan harus dibuat dengan jelas antara apa yang bisa terjadi dan apa yang (sebenarnya) terjadi," kata Iwata.

Namun kedua ahli mengatakan percobaan itu adalah cara yang baik untuk menunjukkan pentingnya mencuci tangan.

Demi pengetahuan, Nicholls mengungkapkan alan lebih efektif apabila orang yang 'terinfeksi' mencuci tangannya selama lima hingga 10 detik.

"Jadi masyarakat umum mendapatkan beberapa konsep tentang mekanisme seberapa besar mencuci tangan dapat mengurangi penularan sesuatu yang berpotensi menular," jelas Nicholls.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS