Para Ahli Ungkap Sifat Umum Pria yang Melakukan Kekerasan Seksual

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Jum'at, 15 Mei 2020 | 12:13 WIB
Para Ahli Ungkap Sifat Umum Pria yang Melakukan Kekerasan Seksual
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Aksi kekerasan terhadap perempuan masih sering menjadi kabar buruk di Indonesia. 

Menurut catatan tahunan Komnas Perempuan tahun 2020, dalam kurun waktu 12 tahun, kekerasan terhadap perempuan meningkat sebanyak 792 persen. Artinya, kekerasan terhadap perempuan di Indonesia selama 12 tahun meningkat hampir 8 kali lipat.

Dilansir dari lamar resmi Komnas Perempuan, sepanjang tahun 2019 saja tercatat 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Samuel D. Smithyman, psikolog klinis di South Carolina meneliti tentang pria yang melakukan kekerasan seksual pada perempauan.

Dilansir dari New York Times, Dr. Smithyman telah menyelesaikan 50 wawancara yang menjadi landasan tesisnya yang berjudul: Pemerkosa yang Tidak Terdeteksi.

Menurutnya, laki-laki yang malakukan kekerasan seksual tampak normal dan betapa beragamnya latar belakang mereka.

Tetapi penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa ada beberapa kesamaan pada pria pelaku kekerasan seksual.

Kesamaan yang paling menonjol tidak ada hubungannya dengan kategori demografis tradisional, seperti ras, kelas dan status perkawinan.

Para pria pelaku kekerasan seksual ini biasanya melakukan aksinya sejak masih muda. Mereka biasanya menyangkal bahwa mereka telah memperkosa wanita bahkan ketika mereka mengakui melakukan hubungan seks nonkonsensual.

baca juga

"Jika Anda tidak benar-benar memahami pelaku, Anda tidak akan pernah memahami kekerasan seksual," kata Sherry Hamby, editor jurnal Psychology of Violence.

Ini mungkin sebagian terkait dengan kecenderungan untuk menganggap kekerasan seksual sebagai masalah perempuan padahal laki-laki juga bisa menjadi korban. Dalam konteks ini, laki-laki menjadi akar masalah.

"Studi awal sangat bergantung pada pemerkosa yang dihukum. Ini memiringkan data," kata Neil Malamuth, seorang psikolog di University of California, Los Angeles, yang telah mempelajari agresi seksual selama beberapa dekade.

Ilustrasi kekerasan seksual (Shutterstock).
Ilustrasi kekerasan seksual (Shutterstock).

Sebab pria yang melakukan pelecehan seksual dan tidak dipenjara karena lolos begitu saja, sering kali adalah mereka yang merupakan spesialis pelaku kekerasan seksual.

Studi yang lebih baru cenderung mengandalkan survei anonim mahasiswa. Para peneliti mengajukan mereka mengajukan pertanyaan yang sangat spesifik kepada subyek tentang tindakan dan taktik mereka.

Fokus dari sebagian besar penelitian agresi seksual adalah perilaku seksual nonkonsensual. Dalam kuesioner dan wawancara lanjutan, subjek secara mengejutkan terbuka bahwa mereka mengabaikan persetujuan pasangan atau korban untuk melakukan tindakan seksual nonkonsensual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NF Remaja Pembunuh Bocah Ternyata Hamil, Kisah Hidup Sebenarnya Terkuak

NF Remaja Pembunuh Bocah Ternyata Hamil, Kisah Hidup Sebenarnya Terkuak

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 10:27 WIB

NF Slenderman Hamil Akibat Rudapaksa, Ini Risiko Melahirkan di Usia Remaja

NF Slenderman Hamil Akibat Rudapaksa, Ini Risiko Melahirkan di Usia Remaja

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 10:34 WIB

5 Fakta NF Pembunuh Bocah di Sawah Besar, Diperkosa 3 Orang hingga Hamil

5 Fakta NF Pembunuh Bocah di Sawah Besar, Diperkosa 3 Orang hingga Hamil

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 20:03 WIB

Terkini

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:18 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:08 WIB

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:04 WIB

×