Infeksi Virus Corona Covid-19 Kedua Tak Bersifat Menular, Ini Kata Peneliti

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 15:18 WIB
Infeksi Virus Corona Covid-19 Kedua Tak Bersifat Menular, Ini Kata Peneliti
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien virus corona Covid-19 yang sembuh bisa terinfeksi lagi untuk kedua kalinya. Tapi, infeksi virus corona Covid-19 kedua kalinya itu tidak bersifat menular.

Sebuah penelitian oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea telah meneliti sebanyak 285 orang yang sudah terinfeksi virus corona Covid-19.

Para pasien yang dites positif virus corona Covid-19 kedua kalinya telah melakukan kontak dengan 790 orang, 351 orang di antaranya adalah anggota keluarga dan 439 orang lain yang ditemui saat berbelanja atau lainnya.

Setelah melalui pengujian, hanya ada 3 dari 790 orang yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona Covid-19 . Artinya, orang yang positif virus corona Covid-19 kedua kalinya dianggap tidak terlalu menular.

"Ada 3 kasus positif Covid-19 yang dikonfirmasi setelah bertatap muka dengan orang yang positif Covid-19 kedua kali. Tapi, ketiga kasus ini juga memiliki riwayat bertatap muka dengan pasien Covid-19 lainnya," jelas laporan yang dikutip dari The Sun.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Adapun data dari orang yang berpartisipasi dalam penelitian ini, sebanyak 59 persen dari kasus positif Covid-19 dua kali diuji skrining tanpa gejala.

Sedangkan, 44 persen dari kasus positif Covid-19 kedua kalinya mengalami gejala batuk dan sakit tenggorokan.

Penelitian baru ini bisa membantu pemerintah dalam menentukan berapa lama aturan lockdown, penguncian atau masa isolasi mandiri diperlukan.

Sebab, orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 kedua kalinya tidak bisa menyebarkan virusnya ke orang lain di sekitar. Bahkan para peneliti mengatakan masa isolasi mandiri 14 hari juga tidak diperlukan.

Artinya, orang Korea Selatan yang tertular virus corona Covid-19 kedua kalinya tidak perlu diuji lagi sebelum kembali bekerja atau sekolah karena sifatnya yang tidak menular.

Penelitian ini sekaligus membantu pemerintah mengambil langkah yang tepat untuk membalikkan kondisi ekonomi akibat terdampak pandemi.

Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetap menyarankan deteksi antibodi SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 sebagai bentuk antisipasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, CDC Sebut Virus Corona Covid-19 Tak Mudah Menular di Permukaan

Kabar Baik, CDC Sebut Virus Corona Covid-19 Tak Mudah Menular di Permukaan

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:50 WIB

Bidan Tertular Corona dari Pasien, Terkuak usai Pulang ke Rumah Orang Tua

Bidan Tertular Corona dari Pasien, Terkuak usai Pulang ke Rumah Orang Tua

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:16 WIB

Bisakah Kosmetik Jadi Media Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Bisakah Kosmetik Jadi Media Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:13 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB