Isolasi Virus Corona dari Tinja, Peneliti Minta Personil RS Berhati-hati

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 26 Mei 2020 | 20:30 WIB
Isolasi Virus Corona dari Tinja, Peneliti Minta Personil RS Berhati-hati
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Peneliti China telah mengisolasi virus corona hidup dari kotoran pasien yang meninggal karena  Covid-19. Studi tersebut dilaporkan dalam jurnal Emerging Infectious Diseases.

Melansir dari Medical Xpress, para peneliti menggambarkan kasus seorang pasien Covid-19 berusia 78 tahun yang bepergian ke Wuhan, China dan dirawat di rumah sakit di Guangzhou, pada 17 Januari. Pria itu menderita batuk, demam dan temuan-temuan tomografi komputer yang dikomputasi tidak normal.

Pada 22 Januari, pasien diberikan ventilator setelah kondisinya memburuk. Reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR) mendeteksi SARS-CoV-2 RNA dalam empat spesimen tinja yang dikumpulkan dari 27 Januari hingga 7 Februari.

Antigen terhadap virus juga ditemukan pada sel permukaan gastrointestinal yang dikumpulkan dari sampel biopsi. Pasien meninggal pada 20 Februari.

Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)
Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)

Sampel tinja mengandung viral load DNA yang lebih tinggi daripada spesimen pernapasan yang dikumpulkan 17 hingga 28 hari setelah timbulnya gejala.

Para peneliti tidak dapat mengisolasi virus hidup dari sampel tinja yang dikumpulkan, meskipun RT-PCR terus mendeteksi viral load.

Ketika para peneliti menodai residu negatif dari suatu kultur dan memvisualisasikannya menggunakan mikroskop elektron transmisi, mereka melihat partikel virus berbentuk bola dengan karakteristik protein lonjakan SARS-CoV-2.

Mereka juga mengumpulkan spesimen tinja dari 27 pasien lain, 11 di antaranya dinyatakan positif virus setidaknya sekali. Mereka mampu mengisolasi SARS-CoV-2 hidup.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

"Menunjukkan bahwa virus menular dalam tinja adalah manifestasi umum Covid-19," kata mereka.

baca juga

Para penulis mengatakan bahwa temuan mereka menunjukkan perlunya personil rumah sakit untuk membersihkan permukaan dengan hati-hati setelah pelepasan atau kematian pasien dengan penyakit parah untuk menghindari kemungkinan penyebaran virus dari tinja.

Mereka mencatat sebuah penelitian pada tahun 2004 yang menunjukkan saluran air limbah rusak menyebabkan aerosolisasi tinja yang terkontaminasi dengan SARS-CoV-1, virus yang menyebabkan sindrom pernafasan akut akut (SARS) di sebuah bangunan perumahan di Hong Kong selama wabah penyakit 2003.

Kejadian itu membuat 329 warga yang terinfeksi dengan 42 meninggal.

"Isolasi SARS-CoV-2 yang menular dalam tinja menunjukkan kemungkinan penularan tinja-oral atau tinja-pernapasan melalui tinja aerosol," catat para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap Warga Jawa Tengah Rapid Test Massal Virus Corona

Siap-siap Warga Jawa Tengah Rapid Test Massal Virus Corona

Jawa Tengah | Selasa, 26 Mei 2020 | 17:07 WIB

Kelanjutan Kompetisi Belum Jelas, PSSI Minta Masukan Pelatih dan Pemain

Kelanjutan Kompetisi Belum Jelas, PSSI Minta Masukan Pelatih dan Pemain

Bola | Selasa, 26 Mei 2020 | 17:04 WIB

Protokol Kesehatan Kemenkes Sektor Jasa, Ini Aturan Pengelola dan Pekerja

Protokol Kesehatan Kemenkes Sektor Jasa, Ini Aturan Pengelola dan Pekerja

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×