Kebanyakan Makan Saat Lebaran Bisa Datangkan Penyakit? Ini Kata Dokter

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 29 Mei 2020 | 20:56 WIB
Kebanyakan Makan Saat Lebaran Bisa Datangkan Penyakit? Ini Kata Dokter
Kebanyakan makan bikin penyakit lambung. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan Makan Saat Lebaran Bisa Datangkan Penyakit? Ini Kata Dokter

Lebaran jadi banyak salah satu momen ketika banyak makanan di rumah. Meski pemerintah menganjurkan silaturahmi dilakukan secara daring untuk mencegah infeksi virus corona, tak menjadi alasan menghilangkan menu lebaran.

Mulai dari ketupat beserta opor, rendang, hingga sayur labu yang kebanyakan terbuat dari santan. Hingga aneka kue kering dan minuman manis sebagai cemilan bagi anggota keluarga di rumah atau tetangga yang datang berkunjung.

Ketupat beserta lauk pauknya mungkin telah habis dalam waktu dua hari lebaran. Tapi bagaimana dengan kue-kue kering dan minuman manisnya? Mungkin telah menjadi cemilan rutin selama satu pekan ini ya.

Makanan-makanan tersebut memang terasa lebih nikmat saat hari raya, tapi bukan berarti boleh seenaknya disantap. Tubuh bisa protes dengan menimbulkan gejala penyakit yang sebelumnya tak dirasakan sebelum lebaran. Atau justru menambah rasa sakit dari penyakit yang telah ada.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Pondok Indah Ikhsan Mokoagow mengatakan orang sebelumnya sehat lalu terlalu banyak makan saat lebaran bisa mengalami masalah pada sistem pencernaannya.

"Mereka yang sehat masalah lebih kepada pencernaan paling sering. Banyak makan pedas, makanan asam apalagi, bisa menyebabkan gangguan lambung dan sakit pada ulu hati," kata Ikhsan saat siaran langsung bersama Instagram Mother and Baby, Jumat (29/5/2020).

Makan dengan porsi berlebihan juga menyebabkan refluks gastroesofagus atau dikenal juga dengan gerd, kata Ikhsan. Di mana asam lambung mengalir ke saluran makanan.

"Lebih masalah lagi karena gak bisa ke mana-mana jadi lebaran cuma nyemil sambil berbaring. Udah makan terus-terusan, sambil berbaring juga menyebabkan gerd itu tadi," ucapnya.

baca juga

Sementara orang yang memang telah memiliki penyakit terdahulu seperti hipertensi, diabetes, kolesterol, hingga jantung, pola makanan yang sembarangan ketika lebaran tentu bisa berakibat fatal.

"Kelompok yang memang sudah memiliki penyakit kronis kalau menerapkan pola makan yang sama, apalagi kurang olahraga, bisa sebabkan gula darah naik, hipertensi dan kolesterol juga tak terkontrol," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Kentut Pertanda Penyakit, Balita Meninggal Digigit Kutu Kucing

5 Jenis Kentut Pertanda Penyakit, Balita Meninggal Digigit Kutu Kucing

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 20:14 WIB

Bolehkah Pasien Penyakit Kronis Kembali Kontrol ke RS di Tengah Pandemi?

Bolehkah Pasien Penyakit Kronis Kembali Kontrol ke RS di Tengah Pandemi?

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:59 WIB

Ahli Waspadai Bom Waktu Masalah Kesehatan karena PSBB, Apa Maksudnya?

Ahli Waspadai Bom Waktu Masalah Kesehatan karena PSBB, Apa Maksudnya?

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×