Hindari Penularan Virus Covid-19 Lewat Mata, Begini 4 Cara Menjaganya

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 01 Juni 2020 | 17:09 WIB
Hindari Penularan Virus Covid-19 Lewat Mata, Begini 4 Cara Menjaganya
Ilustrasi mata. (Pixabay)

Suara.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya menyebar melalui mulut dan hidung, tetapi juga mata. Karena itu, melindungi dan menjaga kesehatan mata adalah langkah penting dalam mencegah penyebaran.

"Meskipun virus corona Covid-19 bisa menyebar melalui banyak cara, tapi tindakan pencegahan yang tepat bisa mengurangi risiko terinfeksi yang signifikan," kata dokter mata Sonal Tuli, MD, juru bicara American Academy of Ophthalmology dikutip dari AAO.

Sonal Tuli menyarankan semua orang lebih sering mencuci tangan, menghindari menyentuh atau menggosok hidung, mulut dan mata selama pandemi.

Adapun langkah-langkah lain yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata, antara lain:

1. Gunakan kacamata sebagai pengganti lensa kontak

Saat ini belum ada bukti bahwa pemakaian lensa kontak meningkatkan risiko infeksi virus corona Covid-19. Tapi, pemakaian lensa kontak yang membuat orang lebih sering menyentuh mata bisa menjadi salah satu faktor risiko.

"Pertimbangkan untuk menggunakan kacamata lebih sering, terutama bila Anda cenderung sering menyentuh mata," katanya.

Penggunaan kacamata juga mengurangi risiko iritasi dan mencegah tangan menyentuh mata, berbeda dengan penggunaan lensa kontak.

Ilustrasi memakai kacamata. (Unsplash/Aspotolos A)
Ilustrasi memakai kacamata. (Unsplash/Aspotolos A)

2. Kacamata memberikan tambahan lapisan perlindungan

Lensa atau kacamata hitam korektif bisa melindungi mata dari tetesan cairan pernapasan tubuh yang terinfeksi. Tapi, perlu diingat bahwa kacamata tidak memberikan keamanan 100 persen.

Virus masih bisa menjangkau mata dari sisi yang terbuka, bagian atas dan bawah kacamata. Jika Anda bertugas merawat pasien atau orang yang berpotensi terpapar, maka penggunaan kacamata pengaman bisa menawarkan pertahanan lebih kuat.

3. Sedia resep obat mata

Para ahli menyarankan pasien untuk membeli obat-obatan mata yang dibutuhkan selama karantina. Jika memungkinkan, Anda perlu menyediakan obat-obatan itu selama lebih dari 1 bulan, seperti obat tetes glaukoma.

Bila tidak, Anda bisa meminta bantuan apoteker atau dokter mata untuk rekomendasi tersebut. Anda juga bisa segera membeli obatnya jauh sebelum waktu habis.

4. Hindari menggosok mata

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Corona di Jakpus Nyaris 1.000 Kasus, 77 Meninggal, 226 Sembuh

Pasien Corona di Jakpus Nyaris 1.000 Kasus, 77 Meninggal, 226 Sembuh

News | Senin, 01 Juni 2020 | 16:42 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Menyebar Lewat Kacamata? Ini Kata Ahli!

Virus Corona Covid-19 Bisa Menyebar Lewat Kacamata? Ini Kata Ahli!

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 16:40 WIB

Ahli Sebut Pembuatan Vaksin Covid-19 Bisa Terhambat Akibat Penurunan Kasus

Ahli Sebut Pembuatan Vaksin Covid-19 Bisa Terhambat Akibat Penurunan Kasus

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 16:24 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB