Vagina Bau Bawang? Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Vagina Bau Bawang? Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya
ilustrasi vagina

Sebagai bagian tubuh yang sensitif, menjaga vagina tetap sehat tentu menjadi hal yang penting.

Suara.com - Bau vagina setiap perempuan bisa bermacam-macan, tetapi para ahli memastikan bahwa tidak ada vagina yang berbau harum. Yang pasti, vagina terkadang bisa berbau mirip dengan bawang.

Dilansir dari Metro, vagina bau bawang bisa saja tidak disebabkan dari bawang itu sendiri. Menurut Dr. Larisa Corda, seorang ahli kebidanan, ahli kandungan dan ahli kesuburan menyatakan, bahwa ada banyak faktor yang bisa memengaruhi bau vagina.

"Setiap vagina memiliki aroma sendiri yang bervariasi dari satu wanita ke wanita lain," kata Dr Corda.

"Bau bawang bisa disebabkan oleh kumpulan bakteri tertentu disebut mikroflora yang ada di sana. Sering kali, baunya dapat menyerupai makanan yang difermentasi karena bakteri dapat mirip dengan yang ditemukan dalam roti. Hal-hal lain seperti pendarahan vagina, urin, keringat, dan bahkan stres juga dapat memengaruhi aroma vagina," tambahnya.

Doker Corda menjelaskan bahwa beberapa perubahan kecil pada bau bisa saja disebabkan oleh siklus menstruasi dan perubahan kadar hormon. Ketika baunya berubah busuk dan mencurigakan Anda harus segera periksa ke dokter.

Menurut NHS, perubahan aroma pada vagina juga bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki infeksi jamur atau IMS, seperti trikomoniasis.

Jika Anda memiliki trikomoniasis, baunya akan diiringi dengan keputihan berwarna kuning atau hijau, pegal dan gatal di dekat pintu masuk vagina dan rasa sakit saat buang air kecil atau saat berhubungan seks.

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]

Salah satu cara untuk menghentikan vagina yang berbau bawang adalah dengan mengetahui penyebabnya.

"Pikirkan kembali siklus menstruasi Anda, diet Anda, apakah Anda telah mengalami perubahan pasangan atau bahkan perubahan shower gel," kata Dr Shree Datta, seorang konsultan dokter kandungan-gyneacologist dan ahli di Intimina.

"Apa yang dapat Anda lakukan tergantung pada penyebab perubahan bau, jika sampai infeksi, maka perawatan antibiotik akan membantu," tambahnya.

Selain itu, cara terbaik untuk mengurangi risiko vagina bau bawang adalah merawat vagina Anda dengan baik.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS