6 Bayi Terinfeksi Virus Corona setelah Lahir, Ini Hasil Penelitiannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:25 WIB
6 Bayi Terinfeksi Virus Corona setelah Lahir, Ini Hasil Penelitiannya!
Ilustrasi bayi terinfeksi virus corona (Pexels)

Suara.com - Sebanyak 6 bayi terinfeksi virus corona Covid-19 beberapa jam setelah lahir. Ibu dari keenam bayi itu juga terinfeksi virus corona Covid-19 sebelum melahirkan anaknya.

Sebuah studi yang menilai hasil untuk ibu dan bayi selama pandemi telah mengamati 427 wanita yang dirawat di rumah sakit akibat virus corona Covud-19 antara 1 Maret hingga 14 April 2020.

Berdasarkan 427 koresponden, sebanyak 60 persen melahirkan di rumah sakit dan 6 bayi dites positif virus corona Covid-19 dalam 12 jam pertama setelah kelahiran.

Nadine Dorries, menteri kesehatan Inggris, mengaku belum yakin bayi positif terinfeksi virus corona Covid-19 setelah lahir di Inggris.

Artinya, ada dua kemungkinan bahwa bayi sudah terinfeksi virus sejak dalam rahim atau ia terinfeksi beberapa saat setelah dilahirkan.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Hasil survei itu berasal dari data Sistem Obstetri Surveilans Inggris dan dana National Institute for Health Research dan National Epidemiology Unit Perinatal. Temuan ini pun akan diterbitkan oleh British Medical Journal minggu depan.

Profesor Marian Knight, dari Universitas Oxford, yang memimpin penelitian ini, mengatakan dirinya tidak bisa memastikan keenam bayi itu tertular virus setelah dilahirkan.

"Yang bisa kita katakan tentang 6 bayi ini adalah mereka masih dalam kondisi neonatus. Sehingga infeksi virus bisa terjadi sebelum atau sekitar kelahiran," jelas Marian Knight dikutip dari Telegraph.

Tapi, hanya 1 dari 6 bayi yang terinfeksi virus corona Covid-19 membutuhkan perawatan di unit neonatal. Saat ini belum ada tes cairan ketuban, darah tali pusat atau plasenta yang mungkin menularkan virus ke bayi saat dalam rahim.

baca juga

Prof Knight dan timnya sudah melihat penelitian yang lebih luas pada kelompok bayi yang lebih besar untuk melihat awal mula mereka tertular virus. Prof Knight mengatakan tidak ada bukti bahwa bayi yang terinfeksi virus melalui ASI.

Ilustrasi bayi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi bayi. (Sumber: Shutterstock)

"Bagi saya, peneliti ini tidak memberi bukti kuat tentang dampak kesehatan utama bagi bayi yang terinfeksi virus corona. Sehingga kami perlu memisahkannya dari ibu untuk menghentikan proses menyusui," jelasnya.

Prof Knight sama sekali tidak memiliki bukti bahwa virus terdapat dalam ASI. Sejauh ini, virus diyakini berasal dari tetesan cairan pernapasan tubuh. Karena itu, saran dari bidan di Royal Colleges bahwa ibu harus menggunakan masker ketika menyusui bayinya.

Dalam kasus ini, bayi terinfeksi virus corona Covid-19 masih sangat muda dan belum ada satu hari kelahiran. Sehingga Prof Knight meyakini bayi-bayi itu tidak terinfeksi virus dari ASI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Bus Urung Mengaspal karena Corona, Primajasa Rugi Rp 40 Miliar

Ribuan Bus Urung Mengaspal karena Corona, Primajasa Rugi Rp 40 Miliar

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:07 WIB

Ini 5 Cara Membuat Bayi Cepat Tertidur

Ini 5 Cara Membuat Bayi Cepat Tertidur

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 13:26 WIB

Dokter Italia Sebut Virus Corona akan Melemah, Begini Tanggapan WHO!

Dokter Italia Sebut Virus Corona akan Melemah, Begini Tanggapan WHO!

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

×