Orang AS Cuci Buah Pakai Pemutih, Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 06 Juni 2020 | 19:22 WIB
Orang AS Cuci Buah Pakai Pemutih, Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona
Orang Amerika Cuci Buah dan Sayur Pakai Pemutih untuk Cegah Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah orang di Amerika Serikat baru-baru ini dikabarkan mencuci sayuran dan buah dengan cairan pemutih untuk menghindari virus corona.

Sementara itu, peneliti belum lama ini juga menyebut bahwa obat asam lambung bisa mengatasai Covid-19 dalam 48 jam. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com. Berikut kumpulan berita terpopuler lainnya:

1. Ngeri, Orang Amerika Cuci Buah dan Sayur Pakai Pemutih untuk Cegah Covid-19

Ilustrasi mencuci sayuran. (Shutterstock)
Ilustrasi mencuci sayuran. (Shutterstock)

Kasus Covid-19 yang melonjak drastis ternyata membuat 4 dari 10 orang dewasa di Amerika terlibat praktik kebersihan yang membahayakan. Termasuk di antaranya mencuci makanan dengan pemutih, menggunakan produk disinfektan pada kulit, atau dengan dengan sengaja menghirup uap dari produk pembersih disinfektan.

Hal ini terungkap menurut sebuah penelitian yang dilaporkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dari pusat pengendalian racun, terkait dengan paparan pembersih rumah tangga selama pandemi Covid-19.

Baca selengkapnya

2. Peneliti: Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona Covid-19 dalam 48 Jam

Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Sebuah studi baru menemukan obat asam lambung bisa membantu mengatasi dan mempercepat pasien virus corona Covid-19 pulih. Bahkan efek obat asam lambung ini terasa dalam 24 hingga 48 jam.

Para peneliti mengatakan obat asam lambung jenis Famotidine (Pepcid AC) termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai antagonis reseptor histamin-2, yang mengurangi jumlah produksi asam lambung.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Bukan Batuk, Banyak Pasien Covid-19 Alami Anosmia Pada 3 Hari Pertama

Ilustrasi kehilangan indera penciuman. [shutterstock]
Ilustrasi kehilangan indera penciuman. [shutterstock]

Gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk, sesak napas dan demam tinggi. Tapi, dokter mengungkapkan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 tidak mengalami demam atau batuk dalam 3 hari pertama mengalami gejala.

Dokter justru mengatakan bahwa pasien corona Covid-19 justru mengalami kehilangan bau di hari pertama gejala dimulai.

Baca selengkapnya

4. Tingkatkan Risiko Tertular Covid-19, Ilmuwan Beri Saran untuk Tunda Operasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Membunuh Virus Corona Covid-19, Banyak Orang AS Kumur Cairan Pemutih

Demi Membunuh Virus Corona Covid-19, Banyak Orang AS Kumur Cairan Pemutih

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 11:41 WIB

Kabar Baik, Vitamin K Diyakini Bisa Lawan Covid-19

Kabar Baik, Vitamin K Diyakini Bisa Lawan Covid-19

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2020 | 08:05 WIB

Studi Baru Sarankan Obat Covid-19 Menargetkan Dua Enzim pada Virus

Studi Baru Sarankan Obat Covid-19 Menargetkan Dua Enzim pada Virus

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 15:04 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×