Orangtua Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Menakjubkan Dongeng untuk Anak

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 07 Juni 2020 | 07:05 WIB
Orangtua Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Menakjubkan Dongeng untuk Anak
Ilustrasi: Orangtua Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Menakjubkan Dongeng untuk Anak. (Dok. Kemendikbud)

Suara.com - Mendengarkan cerita dongeng jadi salah satu kegiatan yang disukai anak-anak. Tidak hanya anak, tidak sedikit orang dewasa yang masih menyukai kegiatan ini karena memang menarik.

Di balik itu mendongeng atau bercerita memiliki beragam manfaat untuk anak.

Dikemukakan Dosen sekaligus Praktisi Storytelling, Dr. Ida Farida dalam acara Webinar Sun Smile Kids, Sabtu (6/6/2020) setidaknya ada 5 manfaat dari bercerita untuk anak. Apa saja?

1. Menambah Pengalaman Anak

Anak-anak antusias mendengarkan dongeng dari Rumah Dongen Pelangi (Dok. Rumah Dongeng Pelangi)
Ilustrasi: Orangtua Harus Tahu, Ini 5 Manfaat Menakjubkan Dongeng untuk Anak (Dok. Rumah Dongeng Pelangi)

Pengalaman tidak harus pergi ke suatu tempat, lewat cerita anak akan berimajinasi seorang berada di tempat itu, bahkan anak seolah akan tenggelam dalam ingatan tersebut. Anak juga jadi terbiasa melatih ingatannya.

2. Menambah kosa kata

Membaca buku memang membuat kita mampu meresapi dan belajr kosa kata baru.

Begitu juga untuk anak, saat mendengarkan cerita lewat buku anak akan bertanya arti kosa kata yang digunakan dalam cerita tersebut, sehingga perbendaharaan kata anak semakin banyak.

3. Jembatan Komunikasi Dengan Orangtua

baca juga

Masalah yang dialami banyak orang dewasa atau orangtua, mereka biasanya bingung akan membahas apa saat bertemu, karena tidak ada yang ingin dibahas lalu larilah ke gadget, tentu ini tidak baik.

Nah, lewat bercerita yang ada di buku, orangtua jadi punya pembahasan materi apa yang diceritakan di dalam buku dan bisa saling bertukar pikiran, lalu perlahan komunikasi bisa terjadi secara dua arah.

4. Memicu Kreativitas

Lewat bercerita, mau tidak mau anak akan membayangkan jalannya suatu cerita lewat pikiran dan imajinasinya yang mengembara.

Nah, dengan sendirinya hal ini menyulut kreativitas anak.

Bisa jadi saat mendengarkan cerita yang sama, tapi anak memiliki imajinasi yang berbeda, inilah hasil buat pemikiran masing-masing anak yang berbeda, dan menghasilkan satu pemikiran yang baru.

5. Memperkuat Rasa Percaya Diri

Usai mendengarkan cerita, usahakanlah orangtua ajak anak berdiskusi, atau minta mereka menceritakan kembali kisah yang dibacakan orangtuanya.

Awal-awal memang tidak mudah karena malu atau sungkan, tapi perlahan lambat laun anak akan melunak dan mulai berani untuk bercerita, di saat itulah rasa percaya diri anak meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dongeng 'Kamu Pahlawan Ku' Jadi Cara Mudah Kenalkan Anak Tentang Covid-19

Dongeng 'Kamu Pahlawan Ku' Jadi Cara Mudah Kenalkan Anak Tentang Covid-19

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 00:02 WIB

Dongeng Legendaris Si Kancil yang Cerdik, Materi Belajar dari Rumah TVRI

Dongeng Legendaris Si Kancil yang Cerdik, Materi Belajar dari Rumah TVRI

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 09:44 WIB

Mirip Negeri Dongeng, Hutan Kristal di Gunung Ini Bikin Netizen Kagum

Mirip Negeri Dongeng, Hutan Kristal di Gunung Ini Bikin Netizen Kagum

Lifestyle | Minggu, 26 Januari 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×