Minyak Babi di Nampan MBG? Istana Turun Tangan, BPOM Dilibatkan

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:50 WIB
Minyak Babi di Nampan MBG? Istana Turun Tangan, BPOM Dilibatkan
Ilustrasi nampan untuk menyajikan menu program makan bergizi gratis alias MBG. Beberapa waktu terakhir, nampan MBG diisukan terkontaminasi minyak babi. (ist)
Kesimpulan
  • Istana tanggapi investigasi dugaan minyak babi pada nampan program Makan Bergizi Gratis.
  • Pemerintah libatkan BPOM dan laboratorium independen untuk uji transparan.
  • Hasan Nasbi imbau publik tidak mudah terprovokasi isu sensitif belum terverifikasi.

Suara.com - Istana Kepresidenan secara resmi menanggapi laporan investigatif dari Indonesia Business Post yang mengungkap dugaan penggunaan minyak babi dalam nampan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Pemerintah menegaskan akan melakukan verifikasi ilmiah melalui uji laboratorium untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menyatakan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan dilibatkan secara langsung untuk menguji nampan yang menjadi subjek kekhawatiran publik.

"Kalau pembuktian, misalnya soal nampan itu kan nanti bisa diuji lah. Nampannya begitu sampai di sini bisa diuji di BPOM bisa diuji, diuji di laboratorium independen benar nggak begitu dia," kata Hasan di kantor PCO, Gedung Kwarnas, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025).

Meski demikian, Hasan menegaskan bahwa hingga saat ini, pemerintah belum menemukan bukti yang mendukung klaim dalam laporan investigasi tersebut.

"Sejauh ini kita tidak menemukan," kata Hasan.

Namun, menyadari sensitivitas isu ini, pemerintah berkomitmen untuk melakukan pengujian demi transparansi. 

Hasan mengonfirmasi bahwa dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Kepala BPOM, Taruna Ikrar, untuk menindaklanjuti permasalahan ini.

"Kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita uji saja. Bisa diuji di BPOM. Kita bisa uji kok tadi saya sudah ketemu sama kepala BPOM," ujar Hasan.

baca juga

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu sensitif yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Jadi itu pentingnya kita tidak gampang termakan isu yang sensitif, dan itu kan perlu diperiksa," kata Hasan.

Sebelumnya, laporan investigasi mendalam yang dipublikasikan oleh Indonesia Business Post pada Senin (25/8/2025) menyebutkan bahwa nampan yang digunakan untuk program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu diduga mengandung minyak babi.

Investigasi tersebut menelusuri praktik impor hingga ke pusat industri Chaoshan di China. 

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi. [Suara.com/Novian]
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi memastikan isu nampan MBG mengandung minyak babi saat ini akan diuji laboratorium oleh BPOM. [Suara.com/Novian]

Dalam hasil investigasi tersebut ditemukan adanya dugaan impor ilegal, pelanggaran standar kesehatan, keraguan atas status kehalalan.

Selain itu, juga pemalsuan label pada nampan makanan yang didistribusikan untuk program yang menargetkan 82,9 juta siswa di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Miris Dugaan Nampan MBG Mengandung Babi dan Logam Beracun

5 Fakta Miris Dugaan Nampan MBG Mengandung Babi dan Logam Beracun

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:57 WIB

Program MBG Andalan Prabowo Terancam Gagal? DPR Bakal Panggil Kepala BGN Usut Dugaan Nampan Babi

Program MBG Andalan Prabowo Terancam Gagal? DPR Bakal Panggil Kepala BGN Usut Dugaan Nampan Babi

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:44 WIB

Nampan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Menag Nasaruddin: Kami Asumsikan Semuanya Baik

Nampan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Menag Nasaruddin: Kami Asumsikan Semuanya Baik

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:32 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×