Banyak Warga Tolak Rapid Test, Wagub Banten: Mereka Takut Beban Psikis

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 19 Juni 2020 | 20:11 WIB
Banyak Warga Tolak Rapid Test, Wagub Banten: Mereka Takut Beban Psikis
Ilustrasi rapid test. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Banyak Warga Tolak Rapid Test, Wagub Banten: Mereka Takut Beban Psikis

Beberapa waktu lalu, ramai warga dan juga kyai di kota Serang menolak rapid test. Penolakan itu konon terjadi karena adanya ketakutan dan ketidakpercayaan terhadap rapid test.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, mengatakan dirinya telah mengecek ke masyarakat. Ternyata, masalah yang ada bukan karena ketidaktahuan soal rapid test, namun lebih pada beban psikis.

"Jadi mereka ini mengkhawatirkan apabila mereka positif nanti ada suatu beban psikis yang harus mereka hadapi, seperti terpisah dari keluarga, harus dikarantina, dan lain-lain," paparnya dalam Talkshow Online BNPB 'Kontroversi Rapid Test', Jumat (19/6/2020).

Menurut Andika, pihaknya telah melakukan pendekatan personal, terutama dalam lingkup pondok pesantren dan berkoordinasi dengan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang untuk memberikan informasi yang lebih detail mengenai rapid test dan fungsinya untuk keselamatan masyarakat dari Covid-19.

"Alhamdulillah sekarang sudah tidak menolak, sudah diberikan pemahaman. Step by step mereka akan melakukan rapid test," lanjutnya.

Andika memaparkan bahwa dari total 12 juta masyarakat Banten, sudah disiapkan 1 persen rapid test atau kurang lebih 120 ribu.

Ditambahkan dalam kesempatan yang sama oleh Prof. Wiku Adisasmito, Ketua Tim Pakar Gugasnas Percepatan Penanganan Covid-19, masyarakat tidak perlu takut pada rapid test yang hanya berfungsi sebagai skrining atau penapis.

Rapid test hanya akan mengetes orang yang memiliki kontak erat dengan pengidap Covid-19, jadi tidak semua orang akan dites.

baca juga

Apabila hasil rapid test negatif, maka 7-10 hari lagi harus diulang. Bila hasilnya positif, maka akan dipastikan lebih jauh lagi menggunakan PCR.

Jika hasil PCR positif dan menunjukkan gejala, maka harus segera dirawat. Jika hasilnya negatif, maka itu artinya Anda bukan pengidap dan bisa beraktivitas sesuai yang dianjurkan dan wajib menjalankan protokol kesehatan.

Prof Wiku juga menganjurkan bagi orang-orang yang mengalami gejala-gejala Covid-19 untuk tidak takut memeriksakan diri ke dokter.

"Siapa tahu batuknya bukan karena Covid-19, bisa saja penyakit yang lain. Jangan takut untuk periksa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Ditolak Warga, Tim Pakar Gugus Tugas Jelaskan Pentingnya Rapid Tes

Sering Ditolak Warga, Tim Pakar Gugus Tugas Jelaskan Pentingnya Rapid Tes

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 16:29 WIB

Tiap Mau Rapat dengan Jokowi di Istana, Para Menteri Harus Rapid Test

Tiap Mau Rapat dengan Jokowi di Istana, Para Menteri Harus Rapid Test

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 21:38 WIB

Cerita Warga Dua Kampung di Tangerang Kabur Saat Jalani Rapid Test Corona

Cerita Warga Dua Kampung di Tangerang Kabur Saat Jalani Rapid Test Corona

Banten | Rabu, 17 Juni 2020 | 06:41 WIB

Terkini

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Idaman Banget! Ini 3 Zodiak Cowok Paling Green Flag dalam Hubungan

Idaman Banget! Ini 3 Zodiak Cowok Paling Green Flag dalam Hubungan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Otomotif | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:47 WIB

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:40 WIB

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:34 WIB

×