Begini Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Bisa Mencemari Lingkungan Sekitarnya!

Silfa Humairah Utami | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 25 Juni 2020 | 10:10 WIB
Begini Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Bisa Mencemari Lingkungan Sekitarnya!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Tidak hanya pasien Covid-19 dengan gejala, pasien tanpa gejala atau asimptomatik juga memiliki kemampuan mengkontaminasi lingkungan mereka. Hal tersebut dilaporkan dalam yang diterbitkan di mSphere, jurnal akses terbuka dari American Society for Microbiology.

Dilansir dari MedicalXpress, data yang berasal dari studi pasien dilakukan di China, menunjukkan pentingnya pembersihan lingkungan di daerah yang ditempati oleh pasien dengan Covid-19.

"Penempatan pasien Covid-19 di kamar dapat membawa perasaan yang salah tentang keselamatan dan pembersihan lingkungan yang ketat harus ditekankan," tulis pemimpin penulis studi Zhiyong Zong, MBBS, Ph.D., dari Departemen Pengendalian Infeksi, Barat Rumah Sakit China. Universitas Sichuan, Chengdu, Cina, dan rekannya.

Meskipun telah diketahui dengan baik bahwa virus SARS-CoV-2 dapat diperoleh dari benda atau bahan yang cenderung membawa infeksi, seperti pakaian dan furnitur, kontaminasi lingkungan sekitar pasien oleh SARS-CoV-2 sebagian besar tidak diketahui.

Dalam studi baru, para peneliti mengambil sampel lingkungan dan udara dengan 13 pasien Covid-19 yang dikonfirmasi laboratorium bangsal isolasi yang  Chengdu, China. Partisipan penelitian termasuk 2 pasien tanpa gejala.

Situs sampel yang diteliti termasuk bedrails, gagang pintu kamar dan toilet, sakelar lampu, pelek wastafel, bak cuci piring dan wastafel, meja samping tempat tidur, seprai, bantal, sabuk peralatan di dinding, lantai, saluran keluar udara, dan udara.

Para peneliti menemukan bahwa 44 dari 112 sampel permukaan (39,3 persen) positif untuk SARS-Cov-2, terdeteksi oleh reaksi rantai polimerase waktu nyata (PCR).

Sementara semua sampel udara dinyatakan negatif.

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

"Temuan menunjukkan bahwa lingkungan pasien di bangsal isolasi non-ICU untuk pasien Covid-19 dengan penyakit ringan atau tanpa gejala secara luas terkontaminasi oleh SARS-CoV-2," tulis Dr. Zong dan rekannya.

"Secara khusus, dalam satu kamar dengan pasien tanpa gejala, 4 situs termasuk bedrail, bantal, seprai dan outlet pembuangan udara positif SARS-CoV-2. Ini menyoroti bahwa pasien COVID-19 asimptomatik dapat mencemari lingkungan mereka dan oleh karena itu membuat orang yang memiliki kontak langsung dengan mereka seperti anggota keluarga dan petugas kesehatan mereka terkena SARS-CoV-2 " tambahnya. 

Para peneliti menekankan  bahwa isolasi pasien Covid-19 asimptomatik di rumah memberi risiko kepada anggota keluarga mereka dan bahwa rumah sakit yang ditampung mungkin menjadi pilihan yang lebih baik.

"Temuan ini juga menyoroti bahwa pembersihan lingkungan harus ditekankan," tulis para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FAKTA Kabar Kota Bogor Masuk Zona Hitam Virus Corona

FAKTA Kabar Kota Bogor Masuk Zona Hitam Virus Corona

Jabar | Kamis, 25 Juni 2020 | 09:17 WIB

Ya Ampun! Bayi Kembar Tiga Ini Positif Corona, Padahal Orang Tuanya Negatif

Ya Ampun! Bayi Kembar Tiga Ini Positif Corona, Padahal Orang Tuanya Negatif

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 09:09 WIB

Rektor Unair Hampir Terjungkal Saat Live Zoom, Netizen: Terima Kasih Pak!

Rektor Unair Hampir Terjungkal Saat Live Zoom, Netizen: Terima Kasih Pak!

Jogja | Kamis, 25 Juni 2020 | 07:19 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB