Update Corona Covid-19 Global: Fatality Rate Indonesia Menurun

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 26 Juni 2020 | 10:18 WIB
Update Corona Covid-19 Global: Fatality Rate Indonesia Menurun
Ilustrasi update covid-19 [Unsplash/Fusion Medical Animation]

Suara.com - Setengah tahun sudah masyarakat dunia berkutat dengan pandemi Covid-19. Namun kasus infeksinya masih terus bertambah. Tercatat per Jumat (26/6/2020) pukul 09.00 WIB sebanyak 9.710.205 jiwa terinfeksi virus corona Covid-19 di seluruh dunia.

Dari data itu, sebanyak 5.279.579 orang sudah dinyatakan sembuh. Ini artinya 54,3 persen penduduk dunia sudah sembuh dari Covid-19. Sedangkan korban meninggal dunia tercatat 491.783 jiwa.

Di sisi lain,  Amerika Serikat sudah melakukan lebih dari 30 juta pengetesan dilakukan. Dari angka tersebut, didapatkan kasus sebanyak 2.504.588 kasus. Dari angka tersebut sebanyak 1.052.293 orang berhasil dinyatakan sembuh dan sebanyak 126.780 korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Tetangga Amerika Serikat, Brasil telah melakukan pengetesan sebanyak 2,7 juta dengan temuan kasus positif mencapai 1.233.147 kasus. Sebanyak 673.729 orang berhasil sembuh dan 55.054 orang meninggal dunia.

Sebagai negara dengan salah satu kasus positif terbanyak, Rusia patut diacungi jempol. Rusia mampu mengetes sebanyak 18 juta masyarakatnya dengan ttemuan kasus 'hanya' sebanyak 613.994 kasus. Dari angka tersebut, sebanyak  375.164 orang yang sembuh dengan angka kematian 8.605 korban jiwa.

India sudah melakukan pengetesan sebanyak 7,5 juta dengan temuan kasus positif 491.170. Sebanyak 285.671 orang berhasil sembuh dengan angka kematian melampau Iran dan Rusia, yakni sebanyak 15.308 korban jiwa.

Di dalam negeri, Indonesia menempati urutan ke-29 dengan kasus Covid-19 terbanyak. Ada sebanyak 50.187 orang terinfeksi, 20.449 orang berhasil dinyatakan sembuh 

Adapun jumlah korban meninggal dunia sebanyak 2.620 orang. Ini artinya Indonesia sudah berhasil menekan fatality rate atau angka kematian hingga 5,2 persen. Diketahui, presentase kematian sebelumnya bisa mencapai 7 hingga 8 persen karena temuan kasus dan pengetesan yang masih minim.

Indonesia berhasil melakukan tes sebanyak 708.962 kepada masyarakatnya. Target pemerintah melakukan 20.000 spesimen per hari sehingga bisa menggambarkan kasus di lapangan dengan sebenarnya.

Di sisi lain, New Normal sudah diterapkan pemerintah. Bahkan kini, pemerintah sudah sampai pada tahap rencana pembukaan kembali obyek wisata alam di berbagai daerah, meski dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gay Ditolak Donor Plasma dan 4 Berita Populer Health Lainnya

Gay Ditolak Donor Plasma dan 4 Berita Populer Health Lainnya

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 09:15 WIB

Benarkah Pasien Covid-19 Bisa Alami Masalah Otak Hingga Kejiwaan?

Benarkah Pasien Covid-19 Bisa Alami Masalah Otak Hingga Kejiwaan?

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 09:30 WIB

CDC: Perempuan Hamil Lebih Berisiko Alami Keparahan Akibat Covid-19

CDC: Perempuan Hamil Lebih Berisiko Alami Keparahan Akibat Covid-19

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB