Paparan Lampu Merah 3 Menit Tingkatkan Penglihatan, Ini Temuan Peneliti

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 20:51 WIB
Paparan Lampu Merah 3 Menit Tingkatkan Penglihatan, Ini Temuan Peneliti
Ilustrasi mata (shutterstock)

Suara.com - Lampu LED yang memancarkan cahaya merah dipercaya bisa membantu meningkatkan penglihatan. Para ilmuwan mengatakan ini bermanfaat bagi orang usia 40 tahun ke atas yang penglihatannya mungkin sudah menurun.

Sebuah studi oleh University College London, telah menguji sampel berukuran kecil dari 24 orang. Hasilnya menunjukkan bahwa menatap cahaya panjang gelombang selama 3 menit sehari bisa meningkatkan penglihatan secara signifikan pada orang usia 40 tahunan.

Para ilmuwan percaya bahwa penemuan yang diterbitkan dalam Journal of Gerontology ini bisa memberikan harapan dengan terapi mata baru yang terjangkau dan bisa dilakukan di rumah.

Sel-sel di retina mata mulai memburuk pada sekitar usia 40 tahun. Menurut para peneliti, laju penuaan ini sebagian disebabkan oleh penurunan mitokondria sel, yang berperan untuk menghasilkan energi dan meningkatkan fungsi sel.

Penulis utama Profesor Glen Jeffery, dari UCL Institute of Ophthalmology, mengatakan seiring bertambahnya usia, sistem visual Anda menurun secara signifikan, terutama usia 40 tahun ke aras.

Ilustrasi mata (pixabay)
Ilustrasi mata (pixabay)

"Sensitivitas retina Anda dan penglihatan warna Anda secara bertahap akan mengalami kerusakan. Hal ini merupakan masalah penting bagi orang yang mulai menua," kata Glen Jeffery dikutip dari Mirror.

"Guna membendung atau membalikkan penurunan penglihatan ini, kami berusaha untuk me-reboot sel-sel penuaan retina dengan paparan pendek gelombang panjang," lanjutnya.

Para peneliti melibatkan 24 orang usia 28 hingga 72 tahun yang tidak memiliki penyakit mata untuk mengetahui hasilnya.

Para peserta dibersi lampu LED khusus untuk dibawa pulang. Semaunya diminta menatap sinar 670nm merah tua itu 3 menit setiap hari selama 2 minggu.

Kemudian, mereka kembali dites untuk mengetahui kemampuan penglihatan warna serta penglihatannya pada tingkat cahaya rendah.

Hasilnya, kemampuan penglihatan untuk mendeteksi warna meningkat hingga 20 persen pada beberapa orang usia sekitar 40 tahun ke atas.

Selain itu, kemampuan untuk melihat dalam cahaya rendah juga meningkat secara signifikan pada kelompok usia yang sama. Meskipun peningkatan kemampuan penglihatan ini tidak sedramatik yang terlihat dalam penglihatan warna, tapi ini cukup bermanfaat.

Namun, efek positif paparan cahaya LED merah ini tidak terlihat pada orang yang lebih muda, tepatnya di bawah usia 40 tahun.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa ada kemungkinan cahaya merah ini meningkatkan penglihatan yang telah menurun pada individu usia 40 tahun ke atas. Paparan singkat cahaya ini mengisi ulang sistem energi yang telah menurun dalam sel-sel retina, seperti mengisi ulang daya baterai," kata Jeffery.

Menurutnya, teknologi ini sangat sederhana dan aman digunakan. Lampu merah dalam panjang gelombang tertentu bisa diserap oleh mitokondria di retina yang memasok energi untuk fungsi seluler.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Indonesia: Jamur Cordyceps Berpotensi Sebagai Antivirus Covid-19

Peneliti Indonesia: Jamur Cordyceps Berpotensi Sebagai Antivirus Covid-19

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 12:22 WIB

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 17:21 WIB

Rombongan Gowes Diprotes Gegara Terobos Lampu Merah dan 4 Berita Viral Lain

Rombongan Gowes Diprotes Gegara Terobos Lampu Merah dan 4 Berita Viral Lain

News | Senin, 29 Juni 2020 | 08:15 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB