Berapa Lama Masa Inkubasi setelah Sembuh dari Covid-19?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 21:12 WIB
Berapa Lama Masa Inkubasi setelah Sembuh dari Covid-19?
Ilustrasi virus corona (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Banyak orang bertanya-tanya apakah pasien Covid-19 yang sudah sembuh masih dapat menyebarkan virus. Meski banyak pendapat berbeda dari pakar, sebuah buku terbaru berjudul The Coronavirus: What You Need to Know about the Global Pandemic mengatakan bisa.

Ditulis oleh spesialis penyakit dalam, Dr Swapneil Parikh, psikolog klinis Maherra Desai, dan neuropsikiater Dr Rajesh M Parikh, diterbitkan oleh Ebury Press, buku ini mengatakan orang yang terinfeksi, ketika bersin, batuk, dan mengendus dapat menyebarkan Covid-19.

Masa penularan virus dapat dimulai sebelum seseorang jatuh sakit dan bahkan, bisa sampai setelah tampaknya sembuh. Ini memang mengkhawatirkan dan harus ada tekanan yang sama pada karantina bahkan setelah pemulihan.

Pasien yang Sembuh dapat Melepaskan Virus Hingga 8 Hari

Dilansir The Health Site, sebuah studi pada Maret 2020 yang terbit dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine American Thoracic Society, menunjukkan separuh dari pasien Covid-19 ringan masih memiliki virus corona hingga 8 hari setelah gejala hilang.

Durasi rata-rata gejala adalah delapan hari. Namun, lama waktu virus tetap menular setelah akhir gejala berkisar dari satu hingga delapan hari.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona (Shutterstock)

Itulah mengapa pakar mengatakan apabila seseorang terinfeksi virus corona, tinggallah di rumah agar tidak menulari orang, perpanjang karantina selama dua minggu setelah pemulihan untuk memastikan tidak menginfeksi orang lain.

Pakar menambahkan pasien Covid-19 dapat menularkan, bahkan setelah pemulihan gejalanya, sehingga tenaga kesehatan harus merawat pasien yang asimptomatik atau yang baru pulih dengan hati-hati seperti pasien simptomatik.

Orang yang menderita infeksi lebih parah mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari gejalanya. Mereka mungkin juga menular untuk waktu yang lebih lama.

Bahkan jika tidak mengalami komplikasi parah yang terbaik adalah mengambil beberapa tindakan pencegahan untuk menghindari penularan penyakit kepada orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bosan Karantina, Warganet Ini Beli Game Anti Mainstream

Bosan Karantina, Warganet Ini Beli Game Anti Mainstream

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2020 | 07:40 WIB

Lebih Bahaya dari Virus di Wuhan, Beijing Tetapkan Masa Karantina 28 Hari

Lebih Bahaya dari Virus di Wuhan, Beijing Tetapkan Masa Karantina 28 Hari

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:11 WIB

Jokowi: Karantina RT, RW dan Desa Lebih Efektif Tekan Virus Corona

Jokowi: Karantina RT, RW dan Desa Lebih Efektif Tekan Virus Corona

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:27 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB