Permintaan Naik, Remdesivir Dijual di Black Market dengan Harga Selangit!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Kamis, 09 Juli 2020 | 15:10 WIB
Permintaan Naik, Remdesivir Dijual di Black Market dengan Harga Selangit!
Remdesivir, obat buatan Gilead Sciences Inc yang digunakan untuk mengobati pasien virus corona COVID-19. [AFP]

Suara.com - Remdesivir dan tocilizumab, obat antivirus yang digunakan untuk mengobati pasien Covid-19, diketahui telah diperjualbelikan secara ilegal di black market atau pasar gelap di India. Karena kelangkaannya, harga obat ini pun jadi lebih tinggi daripada yang seharusnya.

Berdasarkan penyelidikan BBC, tim mereka dapat terhubung ke orang-orang yang bekerja di pasar gelap yang mengatakan mereka bisa mengatur obat tetapi dengan 'harga yang tepat'.

"Saya bisa memberi tiga botol, tetapi masing-masing akan berharga 30.000 rupee (sekitar Rp5,8 juta) dan Anda harus segera mengambilnya," kata penjual, seorang pria yang mengaku bekerja di bisnis obat-obatan.

Harga resmi untuk setiap botol adalah 5.400 rupee atau sekitar Rp1 juta, dan seorang pasien biasanya membutuhkan lima hingga enam dosis. Pria lain membanderol 38.000 rupee atau kira-kira Rp7,3 juta per botolnya.

Remdesivir, obat yang dianggap mampu menyembuhkan pasien Covid-19 (VOA Indonesia)
Remdesivir, obat yang dianggap mampu menyembuhkan pasien Covid-19 (VOA Indonesia)

Permintaan remdesivir meningkat setelah pakar dan dokter mengatakan antivirus ini dapat 'memotong durasi' gejala Covid-19, dari 15 hari menjadi 11 hari dalam uji klinis di rumah sakit seluruh dunia.

Pakar kesehatan telah memperingatkan ini bukan obat 'silver bullet' atau solusi ajaib untuk Covid-19. Namun, dengan belum adanya obat Covid-19 yang terbukti ampuh, dokter semakin meresepkan remdesivir di India.

Sementara itu, Gilead Sciences yang berbasis di AS, yang awalnya mengembangkan remdesivir untuk mengobati Ebola, telah memungkinkan empat perusahaan India, yaitu Cipla, Jubilant Life, Hetero Drugs dan Mylon, untuk memproduksinya di India.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Ilustrasi pasien Covid-19 [Shutterstock].

Namun, sejauh ini hanya satu dari perusahaan tersebut yang telah memproduksinya, yakni Hetero. Perusahaan telah mendistribusikan 20.000 dosis obat di antara lima negara bagian.

Pihak Hetero sendiri juga mengatakan tidak mengetahui bagaimana 'kebocoran obat' ini terjadi.

baca juga

"Kami belum memberikan obat kepada distributor kami. Sesuai pedoman, kami telah secara langsung memasok obat ke rumah sakit," kata Sandeep Shahstri, wakil presiden penjualan Hetero.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Kesehatan Mengecam Perilaku AS yang Memborong Remdesivir

Ahli Kesehatan Mengecam Perilaku AS yang Memborong Remdesivir

Health | Sabtu, 04 Juli 2020 | 09:51 WIB

AS Borong 90 Persen Stok Remdesivir Dunia, Dipercaya Mampu Atasi Covid-19

AS Borong 90 Persen Stok Remdesivir Dunia, Dipercaya Mampu Atasi Covid-19

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 11:42 WIB

Harga Obat Covid-19 Remdesivir Akhirnya Rilis, Rp 33,5 juta

Harga Obat Covid-19 Remdesivir Akhirnya Rilis, Rp 33,5 juta

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 21:35 WIB

Terkini

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026

Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:35 WIB

×