Wanita 8 Kali Lebih Berisiko Idap Masalah Tiroid, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 15 Juli 2020 | 15:22 WIB
Wanita 8 Kali Lebih Berisiko Idap Masalah Tiroid, Ini Sebabnya!
Ilustrasi penyakit tiroid, masalah tiroid. (Shutterstock)

Suara.com - Wanita memiliki lebih banyak risiko masalah kesehatan dibandingkan pria. Karena itu, wanita lebih berisiko menderita penyakit tertentu daripada pria, salah satunya masalah tiroid.

Masalah tiroid terkait dengan ketidakseimbangan hormon tiroid. Menurut American Thyroid Association dilansir dari Business World, sekitar 1 dari 8 wanita akan mengalami masalah tiroid selama masa hidupnya.

Selain itu, lembaga itu juga memperkirakan wanita 5 sampai 8 kali lebih mengalami gangguan tiroid daripada pria. Data ini menunjukkan meningkatnya masalah kesehatan seperti ketidakseimbangan siklus menstruasi, sindrom ovarium polikistik, kenaikan atau penurunan berat badan secara mendadak, hipertensi, rambut kering dan lainnya.

Semua masalah kesehatan terkait kelenjar tiroid itu memiliki konsekuensi sendiri pada tubuh yang dihadapi wanita secara langsung atau tidak langsung.

Para ilmuwan belum bisa memahami penyebab wanita lebih rentan menderita masalah tiroid daripada pria. Tetapi, masalah tiroid ini diduga bahwa perkembangan tiroidisme dan variannya terkait dengan autoimunitas yang lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Ilustrasi tiroid, masalah tiroid (shutterstock)
Ilustrasi tiroid, masalah tiroid (shutterstock)

Penyakit autoimun adalah penyakit di mana tubuh menginterpretasikan bagian tubuh bagian tubuh normal atau sekresi sebagai ancaman dan menghasilkan antibodi.

Autoimunitas yang terhubungan dengan kelenjar tiroid menghasilkan antibodi khusus untuk menghancurkan sel-sel tiroid. Kondisi ini menyebabkan tiroiditis autoimun.

Penyakit autoimun seperti Graves's dan Hashimoto's adalah dua kondisi umum yang menyebabkan penyakit tiroid dan bisa mengembangkan gondok.

Dalam hal ini, wanita lebih mungkin menderita penyakit autoimun daripada pria. Hal ini juga terkait dengan faktor genetik, lingkungan dan gaya hidup.

baca juga

Jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan masalah tiroid, maka orang itu berpeluang besar mengembangkan masalah tiroid sendiri.

Peluang mengembangkan penyakit tiroid ini meningkat seiring bertambahnya usia. Studi penelitian juga menunjukkan bahwa masalah tiroid tampaknya lebih umum pada orang di usia pertengahan atau lanjut usia.

Pada wanita, mereka berisiko mengembangkan penyakit tiroid lebih besar antara 5 hingga 9 persen setelah melahirkan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh hormon-hormon dalam tubuh setelah melahirkan.

Tapi, pilihan lingkungan dan gaya hidup seperti asupan yodium, olahraga teratur, jumlah tidur cukup dan menghindari zat berbahaya seperti tembakau bisa mengatur kelenjar tiroid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jessica Iskandar Alami Jantung Berdebar, Ini Hubungannya dengan Hipertiroid

Jessica Iskandar Alami Jantung Berdebar, Ini Hubungannya dengan Hipertiroid

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 13:48 WIB

Leher Jessica Iskandar Membengkak, Kenali Faktor dan Gejala Penyakit Gondok

Leher Jessica Iskandar Membengkak, Kenali Faktor dan Gejala Penyakit Gondok

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 12:41 WIB

Jessica Iskandar Berisiko Kena Penyakit Kelenjar Tiroid, Apa itu?

Jessica Iskandar Berisiko Kena Penyakit Kelenjar Tiroid, Apa itu?

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:27 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB