Peneliti: Infus Sel T Bisa Bantu Pasien Covid-19 Cepat Pulih

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2020 | 12:47 WIB
Peneliti: Infus Sel T Bisa Bantu Pasien Covid-19 Cepat Pulih
Ilustrasi sel-sel (Shutterstock).

Suara.com - Infus sel tertentu yang meredam respons kekebalan tubuh mungkin bisa membantu pasien Covid-19 dalam kondisi parah. Sebuah laporan baru menunjukkan pasien virus corona dalam kondisi parah mungkin bisa lebih cepat pulih.

Contohnya, dua pasien virus corona Covid-19 dalam kondisi parah membutuhkan ventilator untuk membantu pernapasannya. Kemudian, kondisi mereka menunjukkan perbaikan yang cepat setelah diinfus sel T regulator.

Sel T regulator yaitu sel yang memeriksa sistem kekebalan tubuh. Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas John Hopkins mengatakan sel T itu bisa mencegahnya bereaksi berlebihan terhadap ancaman infeksi.

Dr Douglas Gladstone, ahli hematologi di Pusat Kanker John Hopkins Kimmel di Baltimore, mengatakan sistem kekebalan tubuh beberapa pasien merespons virus corona Covid-19 dengan sangat kuat. Sehingga mereka mengalami penumonia dan masalah kesehatan lain yang disebabkan oleh peradangan parah.

"Hal unik dari Covid-19 adalah sel-sel ini membasahi sistem kekebalan tubuh yang disebut sel pengatur T. Sel itu dipengaruhi oleh virus corona," kata Dr Douglas dikutip dari Medical Express.

Ilustrasi virus corona [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona [Shutterstock]

Akhirnya, respons peredam alami mereka lemah, karena mereka tidak memiliki sel T. Sehingga sistem kekebalan tubuhnya menjadi tidak seimbang.

Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah menggunakan sel Treg untuk mengobati mereka. Jadi, Dr Douglas dan rekan-rekannya mendapatkan dosis sel pengatur T yang berasal dari darah tali pusat oleh perusahaan bioteknologi, Cellenkos.

Kemudian, mereka mencoba menggunakannya untuk mengobati sepasang pasien virus corona Covid-19 yang sangat parah.

Pasien pertama adalah seorang lansia usia 69 tahun yang menggunakan alat bantu ventilator selama seminggu di rumah sakit. Sedangkan pasien kedua, seorang pria usia 47 tahun yang sudah membutuhkan alat ventilator selama 2 hari di rumah sakit.

"Sebenarnya fungsi ventilator sudah bekerja maksimal untuk kedua pasien itu. Tapi sistem peradangan mereka sangat meningkat sehingga mereka membutuhkan obat-obatan untuk meningkatkan tekanan darahnya," kata Dr Douglas.

Lalu, dokter mencoba memasukkan sel Treg atau sel T ke dalam tubuh dua pasien Covid-19 itu melalui IV sebanyak dua hingga tiga kali. Mereka mencoba memasukkan beberapa hari dengan memisahkan setiap dosis.

"Ternyata penanda peradangan mereka turun sangat cepat setelah diinfus menggunakan sel-sel ini," katanya.

Para pasien Covid-19 bisa berhenti minum obat untuk meningkatkan tekanan darahnya dalam waktu sekitar 2 hari. Keduanya juga berhasil bertahan tanpa ventilator dan diizinkan pulang dari rumah sakit dalam hitungan minggu.

Hal itu seolah bukti bahwa infus sel-sel ini bisa bekerja dengan baik. Para peneliti pun ingin melanjutkan percobaan tindak lanjut yang melibatkan 45 orang dengan satu dari dua dosis sel T.

Harapannya, cara ini bisa membantu memilih perawatan yang tepat bagi pasien, mereka lebih cepat pulih dan mempersingkat lamanya mereka menjalani perawatan di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Virus Corona di Amerika Selatan Tembus 3,5 Juta, Brasil Terbanyak

Kasus Virus Corona di Amerika Selatan Tembus 3,5 Juta, Brasil Terbanyak

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 11:50 WIB

5 Negara dengan Penelitian Vaksin Covid-19 Paling Menjanjikan

5 Negara dengan Penelitian Vaksin Covid-19 Paling Menjanjikan

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:36 WIB

30.000 Orang Siap Jadi Sukarelawan Uji Coba Vaksin Covid-19 Buatan AS

30.000 Orang Siap Jadi Sukarelawan Uji Coba Vaksin Covid-19 Buatan AS

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 17:54 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB