Selain Genetik, Asma Bisa Dipicu oleh Faktor Lingkungan atau Gaya Hidup

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 16 Juli 2020 | 15:01 WIB
Selain Genetik, Asma Bisa Dipicu oleh Faktor Lingkungan atau Gaya Hidup
Ilustrasi lelaki terserang asma (Shutterstock)

Suara.com - Asma merupakan kondisi kronis yang menyebabkan saluran udara meradang sehingga membengkak dan menyempit. Ini membuat penderitanya sulit bernapas dan memicu serangan asma yang lebih bahaya.

Gangguan pernapasan ini dapat disebabkan oleh faktor genetik. Penelitian juga menunjukkan saat seseorang membawa gen tertentu dapat membuatnya berisiko lebih besar terkena asma, sekitar 70 persen.

Ilmuwan telah mengidentifikasi lebih dari seratus gen spesifik yang mungkin menjadi faktor seseorang menderita asma atau tidak. Bahkan, apabila ada satu orang tua biologis memiliki asma, keturunannya berisiko 3 hingga 6 kali lebih mungkin menderita penyakit ini juga.

Namun, dilansir dari Insider, asma bisa tidak berkembang jika hanya ada faktor genetik saja. Artinya, ada faktor di luar genetik, misalnya lingkungan, yang juga memicu'hidupnya' asma.

"Beberapa gen mungkin terlibat dan mereka dapat dipicu oleh sejumlah faktor, seperti infeksi virus," kata Stanley Szefler, MD, Direktur Program Penelitian Asma Pediatrik di Children's Hospital Colorado.

Ilustrasi ibu hamil sesak napas karena asma. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi perempuan menderita asma. (Sumber: Shutterstock)

Berarti, ketika seseorang memiliki gen terkait asma dan menderita infeksi pernapasan yang buruk saat masih kanak-kanak, dapat memicu kondisi asma seumur hidup.

Tetapi, para ahli mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami sepenuhnya bagaimana gen ini berinteraksi dengan lingkungan untuk menyebabkan asma.

Di sisi lain, dokter telah mengidentifikasi beberapa jenis asma, seperti asma awitan orang dewasa, asma alergi dan asma akibat olahraga. Setiap jenis asma terbukti memiliki komponen genetik.

Penting untuk diingat, seseorang juga dapat terkena asma walau tanpa adanya genetik. Sekitar setengah dari semua penderita asma mulai memiliki gejala saat masih kanak-kanak, berusia lima atau lebih kecil.

baca juga

Sedangkan bagi mereka yang menderita asma ketika sudah tua, gen cenderung tidak berperan. Kemungkinan karena beberapa orang tua menderita asma karena gaya hidup mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berenang, Olahraga Paling Tepat untuk Penderita Asma

Berenang, Olahraga Paling Tepat untuk Penderita Asma

Jabar | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:05 WIB

Penderita Asma Tetap Harus Olahraga, Ini Pilihannya

Penderita Asma Tetap Harus Olahraga, Ini Pilihannya

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 17:12 WIB

Beda dengan Diabetes, Penderita Asma Tidak Meningkatkan Risiko Covid-19

Beda dengan Diabetes, Penderita Asma Tidak Meningkatkan Risiko Covid-19

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 15:03 WIB

Terkini

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×