Waspada! ini 5 Masalah Kesehatan Akibat Pakai Bra saat Tidur

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Rabu, 29 Juli 2020 | 21:00 WIB
Waspada! ini 5 Masalah Kesehatan Akibat Pakai Bra saat Tidur
Ilustrasi menggunakan bra

Suara.com - Tidur dengan mengenakan bra ternyata memiliki beberapa konsekuensi bagi kesehatan. Hal ini dinyatakan oleh Anna Targonskaya, MD ahli ginekolog dan penulis di flohealth.

Melalui dari flohealth, berikut adalah beberapa masalah kesehatan akibat penggunaan bra saat tidur menurut Targonskaya, antara lain:

Mengganggu Sirkulasi Darah

Salah satu efek buruk dari penggunaan bra saat tidur adalah menghambat sirkulasi darah. Saat tidur, kewat bra yang menempel dengan ketat di kulit  akan membatasi otot-otot dada. Hal ini yang akan membatasi aliran darah ke saraf lengan dan area tubuh lainnya.

"Mengenakan bra di malam hari dengan kompresi ketat seperti sport bra dapat membahayakan jaringan payudara karena membatasi sirkulasi darah ke jaringan payudara," catat Targonskaya.

"Sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan pusing dan kram," tambahnya.

Iritasi kulit

Salah satu efek lain dari mengenakan bra saat tidur adalah iritasi kulit. Kait dan tali bra dapat bergesekan dengan kulit sehingga menyebabkan iritasi dan lesi kulit. 

Hiperpigmentasi kulit

baca juga

Hiperpigmentasi kulit merupakan perubahan warna kulit yang tidak merata atau munculnya bintik-bintik berwarna gelap pada kulit. Penyebab hiperpigmentasi disebabkan peningkatan pigmen melanin pada daerah tertentu pada kulit. 

Mengenakan bra saat tidur dapat menyebabkan gesekan, iritasi, dan kerusakan pada area kulit. Kondisi ini dapat menstimulasi melanosit dan menghasilkan lebih banyak pigmen melanin di area kulit hingga mengakibatkan hiperpigmentasi.

Infeksi Jamur 

Tidur mengenakan bra dapat menyebabkan infeksi jamur pada payudara. Mengenakan bra saat tidur bisa memicu kelembaban pada area payudara yang bisa jadi tempat berkembangnya jamur. 

Memengaruhi Fisiologi Payudara

Mengenakan bra ketat saat tidur bisa memengaruhi limfatik yang mengakibatkan retensi cairan dan peradangan kronis. Sistem limfatik sendiri membantu mengeluarkan racun dari area payudara melalui kelenjar getah bening yang ada di ketiak.

Sehingga drainase limfatik yang terganggu dapat menghambat ekskresi racun dari tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan edema dan radang payudara kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malas Pakai Bra di Rumah, Coba 5 Produk Alternatif Bra Ini

Malas Pakai Bra di Rumah, Coba 5 Produk Alternatif Bra Ini

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2020 | 20:24 WIB

Tak Pakai Bra selama WFH, Para Ahli Ingatkan Risiko Payudara Kendur

Tak Pakai Bra selama WFH, Para Ahli Ingatkan Risiko Payudara Kendur

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 19:08 WIB

Jarang Pakai Bra Saat Lockdown di Rumah Aja Bikin Payudara Kendur, Mengapa?

Jarang Pakai Bra Saat Lockdown di Rumah Aja Bikin Payudara Kendur, Mengapa?

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×