Pasien Covid-19 Pulih Harus Tetap di Rumah saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:23 WIB
Pasien Covid-19 Pulih Harus Tetap di Rumah saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya
Ilustrasi pasien virus corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu lalu Public Health England (PHE) telah mengeluarkan peringatan kesehatan karena suhu cuaca yang melonjak. Orang yang pulih dari virus corona Covid-19 pun disarankan tetap berada di rumah.

Karena, suhu cuaca bisa mencapai 39 derajat celcius di beberapa bagian Inggris sekarang ini. Suhu yang tinggi ini terus berlanjut sepanjang akhir pekan dan minggu depan.

Beberapa bagian negara akan mengalami suhu cuaca yang sangat tinggi dan seorang konsultan telah menyarankan bahwa orang-orang yang baru pulih dari virus corona Covid-19 harus mengambil tindakan pencegahan ekstra.

Ishani Kar-Purkayastha, konsultan kesehatan masyarakat di PHE mengatakan sebagian orang menikmati cuaca panas dan sebagian lainnya merasa sulit untuk mengatasinya.

"Orang yang pulih dari virus corona Covid-19 di rumah akan mengisolasi diri, orang tua dan orang dengan kondisi kesehatan mendasar semuanya akan lebih rentan terhadap virus selama cuaca panas," tutur Ishani dikutip dari The Sun.

Ilustrasi panas berkeringat. Tangkapan layar (Pexels/Fabio Pelegrino)
Ilustrasi panas berkeringat. Tangkapan layar (Pexels/Fabio Pelegrino)

Pada musim panas ini, banyak orang mungkin lebih sering menghabiskan waktunya di rumah karena ancaman virus corona Covid-19.

Banyak rumah yang mungkin terasa akan lebih panas. Sehingga kita perlu terus memeriksa kondisi orang tua dan orang dengan masalah kesehatan, terutama bila mereka tinggal sendirian dan terisolasi secara sosial.

Ishani Kar-Purkayastha juga menambahkan bahwa satu hal yang terpenting adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi dan tetap sejuk selama musim panas di tengah pandemi virus corona Covid-19.

PHE juga menyatankan bahwa pandemi virus corona berisiko akan meningkat pada musim panas. Sebab, ada beberapa faktor kunci yang memungkinkan virus corona Covid-19 berkembang dan tumpang tindih dengan musim panas, termasuk usia lebih tua dan masalah paru-paru kronis.

baca juga

Orang yang mengisolasi diri, karena mungkin mereka mengira infeksi virus corona Covid-19 membuatnya kesulitan menjaga suhu tubuh. PHE juga membenarkan bahwa kondisi ini bisa lebih buruk bila seseorang mengalami demam.

Sedangkan, orang yang sudah pulih dari virus corona Covid-19 telah mengalami kerusakan organ yang membuatnya lebih rentan terhadap virus ketika panas.

Para ahli pun mepmeringatkan pentingnya membedakan antara virus corona Covid-19 dari serangan panas. Orang yang sudah memiliki masalah pernapasan serta jantung harus menjauhi terik matahari.

Jika Anda memiliki gejala Covid-19 maka Anda harus mengisolasi diri dan mencoba melakukan tes medis. Sebab, penyakit akibat panas bisa berupa suhu tubuh tinggi dan pusing, yang keduanya terkait dengan virus corona.

Dr Dawn Richards, GP di Vitality Health, mengatakan penting untuk mengetahui tanda-tanda heat stroke, sehingga Anda dapat bertindak lebih cepat.

"Dalam cuaca yang sangat panas dan lembab, keringat tidak bisa menguap dengan cepat dan tubuh tidak bisa mendinginkan dirinya sendiri," jelasnya.

Akibatnya, suhu tubuh kita akan mulai naik dan berkembang menjadi kelelahan akibat panas. Jika tak ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan kondisi serius dengan sangat cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Gejala Virus Corona, 2 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Radang Sendi

Mirip Gejala Virus Corona, 2 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Radang Sendi

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:50 WIB

Cuaca Panas Bisa Memicu Gejala Asma Kambuh, Ini Sebabnya!

Cuaca Panas Bisa Memicu Gejala Asma Kambuh, Ini Sebabnya!

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:21 WIB

Virus Corona Bisa Picu Rhabdomyolysis, Kondisi Langka dari Radang Sendi

Virus Corona Bisa Picu Rhabdomyolysis, Kondisi Langka dari Radang Sendi

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:07 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×