Ketua IDAI Desak Lama Cuti Melahirkan Ditambah, Total Jadi Enam Bulan!

Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:22 WIB
Ketua IDAI Desak Lama Cuti Melahirkan Ditambah, Total Jadi Enam Bulan!
Ilustrasi melahirkan.[Pexels/Rene Asmussen]

Suara.com - Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.(A)K menyoroti pentingnya aturan cuti melahirkan dari yang sebelumnya hanya mendapatkan cuti tiga bulan, menjadi enam bulan.

Menurut Aman, aturan tersebut membuat ibu pekerja memiliki lebih banyak waktu untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan secara langsung.

Apalagi, memberikan ASI secara langsung dari ibu ke anak dianggap jauh lebih baik daripada pemberian ASI pompa.

Di sisi lain, Aman mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memberikan pelajaran khusus bagi para ibu pekerja yang harus bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

"Pandemi ini ada hikmahnya, ibu-ibu WFH punya banyak waktu untuk menyusui. Kalau bisa pemerintah (cuti melahirkan) ditambah tiga bulan lagi," ujar Dr. Aman dalam Webinar Invest ASI Indonesia, Rabu (12/8/2020).

Selain imbauan penambahan masa cuti bagi ibu melahirkan, Aman juga menyoroti pentingnya kehadiran ayah untuk memberi suport dan bantuan kepada ibu selama menyusui.

Sehingga, lanjut Aman, pemberian cuti saat istri melahirkan juga penting bagi laki-laki atau kaum ayah. "Termasuk (cuti untuk) ayahnya, tetapi gajinya jangan dipotong," timpal Dr. Aman.

Diketahui sebelumnya bahwa pemberian ASI eksklusif sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah untuk mencegah anak stunting atau gagal tumbuh secara fisik maupun kognitif (kemampuan berpikir). 

Pada usia enam bulan pertama ASI menjadi satu-satunya sumber makanan bayi yang terbaik dan tak tertandingi. Jadi menurut Dr. Aman saat ASI tidak didapatkan anak, maka anak akan kehilangan momentum seumur hidup karena tidak bisa terulang kembali.

Baca Juga: 6 Perilaku Ini Membuat Ibu Berisiko Melahirkan Anak Stunting

"Jadi momentum ini tidak bisa terlewat lagi, paling tidak kita minta 6 bulan pertama, karenanya ibu-ibu harus dilindungi untuk ini," pungkas Dr. Aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI