Waspada, Gatal di Kemaluan Tanpa Sebab Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 13 Agustus 2020 | 11:05 WIB
Waspada, Gatal di Kemaluan Tanpa Sebab Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2
Ilustrasi gatal di kemaluan

Suara.com - Diabetes tipe 2 terjadi karena tubuh tidak memproduksi cukup banyak insulin. Hal ini yang membuat tubuh kurang mampu mengubah kadar gula dalam darah menjadi energi.

Melansir dari Express, diabetes tipe 2 menjadi diabetes paling umum. Salah satu tandanya bisa berupa rasa gatal di bagian kelamin Anda.

Saat Anda merasa gatal di kelamin dan tidak ada sebab pasti, mungkin itu disebabkan karena kadar gula darah tinggi yang membuat tubuh menjadi lingkungan ideal bertumbuhnya ragi atau jamur. Hal ini yang bisa membuat daerah kemaluan Anda terasa gatal.

Rasa gatal yang muncul di kemaluan bisa terjadi berhari-hari, bahkan bisa mengembangkan sensasi terbakar. Jika sudah tak tertahankan, maka segeralah hubungi dokter.

"Gatal di area kelamin, baik penis maupun vagina bisa muncul karena alergi, iritasi kulit, dan gangguan penyakit serius seperti diabetes," catat laman kesehatan Inggris, Diabetes.co.uk.

Gejala dan Penyebab Diabetes Melitus serta Bagaimana Cara Menanganinya
Gejala dan Penyebab Diabetes Melitus serta Bagaimana Cara Menanganinya

"Gatal dan rasa terbakar di alat kelamin dapat mengindikasikan adanya jamur, baik pada pria dan wanita. Infeksi jamur telah diketahui menjadi salah satu tanda diabetes tipe 2," tambahnya.

Menurut laman Diabetes, orang-orang dengan diabetes memiliki kadar glukosa darah yang tinggi di mana membuat jamur bertumbuh secara alami. Tak hanya itu, diabetes juga menyebabkan urin memiliki kandungan glukosan yang lebih tinggi sehingga dapat memperburuk tumbuhnya jamur di kemaluan.

Jika sudah parah, diabetes sendiri bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari kerusakan mata, ginjal, saraf, dan bagian tubuh lainnya. Diabetes juga bisa memicu gangguan seksual, meningkatkan risiko serangan jantung hingga stroke.

Melansir dari laman International Diabetes Foundation (IDF), penyakit diabetes di Asia Tenggara cukup tinggi. Setidaknya IDF mencatat ada sekitar 88 juta orang dewasa (20-79 tahun) yang dilaporkan memiliki kindisi diabetes pada tahun 2019.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Asupan, Konsumsi Garam Berlebih Bisa Memengaruhi Kehidupan Seks!

Kurangi Asupan, Konsumsi Garam Berlebih Bisa Memengaruhi Kehidupan Seks!

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 11:16 WIB

Kaya Vitamin D, Makan Ikan Disebut Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Kaya Vitamin D, Makan Ikan Disebut Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:40 WIB

Cek Sekarang, Masalah Kulit yang Bisa Jadi Tanda Diabetes

Cek Sekarang, Masalah Kulit yang Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:53 WIB

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

×