Dokter di NY dapat Menolong Pasien Covid-19 Kritis dengan Terapi Hipotermia

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Kamis, 13 Agustus 2020 | 12:41 WIB
Dokter di NY dapat Menolong Pasien Covid-19 Kritis dengan Terapi Hipotermia
Dokter yang tengah hamil tetap merawat pasien Covid-19 di AS. (VOA Indonesia)

Suara.com - Sekelompok dokter di New York, Amerika Serikat, menemukan bahwa menginduksi hipotermia terapeutik dapat menolong pasien Covid-19 yang dirawat ICU dengan bantuan ventilator.

Hal ini ditemukan ketika para dokter di Northwell Health's North Shore University di Manhasset mulai putus asa dan bertanya-tanyaapakah ada hal yang dapat mereka lakukan untuk mencegah Covid-19 merusak tubuh pasien.

Ketika pasien yang sakit krotis membutuhkan bantuan ventilator, peningkatan metabolisme mereka justru menurunkan otot yang digunakan untuk bernapas, sehingga mereka sulit terlepas dari bantuan mesin.

Kadar karbondioksida dan asam yang tinggi dalam aliran darah, bercampur dengan rendahnya kadar oksigen, menciptakan suatu campuran yang mematikan. Hal ini meningkatkan kemungkinan gagal organ.

Selain itu, meski tubuh pasien Covid-19 terlihat seperti sedang tertidur, demam tinggi serta respons hiperinflamasi atau badai sitokin dapat menyedot energo respons hipermatbolik.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Ilustrasi pasien Covid-19 memakai bantuan ventilator [Shutterstock].

Setelah mengalami semua ini, dokter mengingat hipotermia terapeutik atau terapi pendingnan. Penurunan suhu tubuh dapat menurunkan laju metabolisme, mengentikan tubuh menggunakan begitu banyak energi.

Kemudian hal ini diterapkan pada empat pasien yang sakit kritis dan diyakini hampir meninggal.

Setelah 48 pengobatan dan dokter telah menurunkan suhu tubuh pasien hingga 34,5 derajat Celcius, mereka menemukan bahwa hipotermia terapeutik efektif dalam meningkatkan kadar oksigen dan mengurangi aktivitas metabolik.

Hingga akhirnya mereka dapat menolong pasien terlepas dari penggunaan ventilator, lapor Fox News.

baca juga

Atas temuan pengobatan ini, mereka mempublikasikan temuannya di jurnal medis akses terbuka Metabolism Open.

Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Hipotermia terapeutik juga digunakan dalam operasi jantung. Penelitian menunjukkan menurunkan suhu tubuh hingga 32 sampai 36 derajat Celcius selama 24 jam membantu menjaga fungsi otak pasien.

Meski begitu, praktik ini juga berisiko, termasuk peningkatan perdarahan, kelainan elektrolit, dan timbulnya aritmia.

Selain itu, menghangatkan kembali tubuh pasien dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti kejang, pembengkakan otak, dan meningginya kadar kalium.

Para dokter juga memperingatkan bahwa peningkatan jumlah metabolisme mungkin tidak membantu pasien tetap hidup.

Tetapi, terapi eksperimental ini nyatanya disetujui oleh Institut Penelitian Medis Feinstein untuk mendaftarkan lebih banyak pasien sebagai peserta dalam studi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendaki Gunung Tersesat di Gunung Guntur, Waspada Bahaya Hipotermia

Pendaki Gunung Tersesat di Gunung Guntur, Waspada Bahaya Hipotermia

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 18:07 WIB

Korban Banjir Meninggal karena Hipotermia, Ketahui Tanda-tandanya!

Korban Banjir Meninggal karena Hipotermia, Ketahui Tanda-tandanya!

Health | Sabtu, 04 Januari 2020 | 18:40 WIB

Bukan Bersetubuh, Ini Cara Skin to Skin Contact untuk Atasi Hipotermia

Bukan Bersetubuh, Ini Cara Skin to Skin Contact untuk Atasi Hipotermia

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 11:10 WIB

Terkini

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

×