Kapan Sih Waktu Terbaik Kasih Vaksin Influenza Untuk Anak? Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 17 Agustus 2020 | 15:15 WIB
Kapan Sih Waktu Terbaik Kasih Vaksin Influenza Untuk Anak? Ini Kata Dokter
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat kesadaran masyarakat tentang kesehatan jadi relatif meningkat.  Banyak dari mereka kini mencari cara untuk melindungi diri lebih baik lagi termasuk dalam penggunaan vaksin. 

Hal ini salah satunya terlihat dengan tingginya permintaan vaksin influenza. Terlebih, penyakit seperti influenza, Covid-19 juga menyerang saluran pernapasan.

Tapi, masih banyak masyarakat, terutama orangtua yang bingung kapan sebenarnya waktu terbaik untuk melakukan vaksin influenza. Tentunya ini juga akan menentukan efektivitas vaksin tersebut. 

Menanggapi hal itu, dokter Spesialis Anak Joko Kurniawan, M.Sc.,Sp.A mengatakan pemberian vaksin influenza pada anak sudah bisa dimulai sejak berusia 6 bulan. 

Ilustrasi pemberian vaksin. (Shutterstock)
Ilustrasi pemberian vaksin. (Shutterstock)

Namun, ada aturan yang sebaiknya diikuti. Seperti misalnya bahwa anak = di bawah usia 9 tahun vaksin harus diberikan 2 kali dengan jarak 2 minggu dari suntikan pertama.

"Untuk pemberian pertama kali saja. Setelahnya hanya perlu dilakukan pengulangan setahun sekali," ujar dr. Joko dalam LIVE IG @kenapaharusvaksin, Senin (17/8/2020).

Setelah diberikan, pengulangan vaksin setahun sekali tetap harus dilakukan mengingat virus influenza memiliki kemampuan bermutasi sangat cepat setiap tahunnya. Sehingga pemberian vaksin setiap tahunnya akan memberikan perlindungan secara maksimal.

Tidak hanya pada anak sebenarnya menurut dr. Joko yang juga rekomendasi WHO dan organisasi kesehatan dunia lainnya, vaksin influenza juga bisa diberikan remaja, dewasa hingga lansia. Tapi vaksin influenza hanya spesifik untuk virus influenza baik tipe A maupun tipe B bukan untuk Covid-19.

Efek samping yang timbul

Selain itu diakui dokter yang berpraktik di RS Mitra Bangsa Pati itu, jika pemberian vaksin pada anak memang terkadang menimbulkan efek samping tapi cenderung aman, dan jarang terjadi. Selayaknya imunisasi efek samping yang terjadi bisa seperti demam, kemerahan, namun akan hilang dengan sendirinya.

"Salah satunya ada bengkak di daerah penyuntikan itu biasa terjadi, tapi tidak setiap hari terjadi, sekalipun terjadi itu sebagai reaksi lokal yang wajar, ada efek demam tidak perlu khawatir" jelasnya.

Tapi apabila demam yang dialami anak lebih dari 38 derajat, maka orangtua dipersilahkan memberikan parasetamol. Namun lain halnya dengan alergi setelah divaksin, maka orangtua harus waspada.


"Tapi jarang terjadi, biasanya kita pantau, makanya setelah imunisasi biasanya 15 sampai 30 menit tidak pulang dulu. Jika ada gejala di luar kebiasaan, itu kita langsung periksa kembali ke dokter," tutupnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Salah Kaprah Tentang Vaksin Anak, Orangtua Wajib Tahu!

5 Salah Kaprah Tentang Vaksin Anak, Orangtua Wajib Tahu!

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:05 WIB

Vaksin Influenza di Masa Pandemi Covid-19, Perlukah?

Vaksin Influenza di Masa Pandemi Covid-19, Perlukah?

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 05:31 WIB

Sedih Banget, Balita Meninggal Gara-gara Ibu Percaya Hoax Grup Anti Vaksin

Sedih Banget, Balita Meninggal Gara-gara Ibu Percaya Hoax Grup Anti Vaksin

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB