Awas, Pasien Sindrom Metabolik 3 Kali Berisiko Meninggal akibat Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:37 WIB
Awas, Pasien Sindrom Metabolik 3 Kali Berisiko Meninggal akibat Covid-19
Ilustrasi pasien virus corona. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang lebih berisiko meninggal dunia akibat virus corona Covid-19. Para ahli pun menemukan orang dengan sindrom metabolik 3 kali lebih mungkin meninggal akibat virus corona.

Pasien yang memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas menderita lebih parah akibat virus corona Covid-19 daripada lainnya.

Studi oleh Tulane University dilansir dari The Sun, menemukan bahwa orang yang berisiko menderita penyakit kardiovaskular memiliki tingkat kematian lebih tinggi saat terinfeksi virus corona.

Sindrom metabolik sendiri adalah sekelompok kondisi termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, hipertensi, trigliserida tinggi dan kolesterol high-density lipoprotein (HDL) rendah.

Para ahli mengatakan semakin banyak seseorang didiagnosis kondisi tersebut. Maka semakin buruk pula kondisinya ketika terinfeksi virus.

Ilustrasi pasien virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien virus corona. (Shutterstock)

Para peneliti telah memantau kesehatan 287 pasien virus corona Covid-19 di rumah sakit Tulane Medical Center and University Medical Center di New Orleans.

Peneliti memantau para pasien sejak 30 Maret hingga 5 April 2020, yang mana bertepatan dengan puncak pandemi virus corona di News Orleans.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa lebih dari 85 persen pasien berkulit hitam non-hispanik, 57 persen berusia rata-rata 61 tahun dan mayoritas wanita serta 66 persen pasien yang berpartisipasi memiliki sindrom metabolik.

Kondisi yang paling umum adalah hipertensi (80 persen), obesitas (65 persen), diabetes (54 persen) dan HDL rendah (39 persen).

baca juga

Peneliti juga membagi dua kelompok, orang yang memiliki sindrom metabolik dan tidak. Hasilnya, 56 persen pasien sindrom metabolik harus menjalani perawatan intensif dan 24 persen tidak memerlukannya.

Selain itu, 48 persen pasien dengan sindrom metabolik membutuhkan ventilator dan 18 persen pasien tanpa kondisi tersebut membutuhkan ventilator.

Sebanyak 37 persen orang dengan sindrom metabolik juga mengembangkan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), dibandingkan dengan 11 persen pasien yang tidak memiliki kondisi tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa 26 persen pasien dengan sindrom metabolik meninggal. Sedangkan, 10 persen pasien tanpa kondisi itu juga meninggal dunia.

Dengan begitu, para peneliti mengatakan orang dengan sindrom metabolik 3,4 kali lebih mungkin meninggal dibandingkan mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut.

Mereka juga lima kali lebih mungkin membutuhkan ventilator, mengembangkan ARDS dan dirawat di ICU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Kuat Hadapi Corona, Satgas Covid-19 Sarankan Warga Sering ke Bioskop

Agar Kuat Hadapi Corona, Satgas Covid-19 Sarankan Warga Sering ke Bioskop

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:19 WIB

Segera Dibuka Lagi, Anies Contoh Korsel Selama Pandemi Tak Tutup Bioskop

Segera Dibuka Lagi, Anies Contoh Korsel Selama Pandemi Tak Tutup Bioskop

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:22 WIB

Awas, Efek Samping Virus Corona Covid-19 ini Berisiko Lebih Mematikan!

Awas, Efek Samping Virus Corona Covid-19 ini Berisiko Lebih Mematikan!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:00 WIB

Terkini

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

×