Catat, Ini Waktu Tepat untuk Konsumsi Karbohidrat dan Protein

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 17:08 WIB
Catat, Ini Waktu Tepat untuk Konsumsi Karbohidrat dan Protein
Ilustrasi makanan karbohidrat dan protein (shutterstock)

Suara.com - Makan jangan asal kenyang, tetapi juga perlu memperhatikan kandungan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Karbohidrat dan protein merupakan nutrisi yang sangat diperlukan tubuh untuk menunjang aktivitas harian.

Fisioterapis olahraga Matias Ibo berbagi tips dalam mengonsumsi karbohidrat dan protein untuk Anda yang memiliki aktivitas fisik padat.

Ia menyampaikan, dalam bidang olahraga, mengonsumsi karbohidrat akan lebih banyak sebelum memulai aktivitas. Sebab, tubuh akan memerlukan banyak energi yang itu sumbernya didapatkan dari karbohidrat.

"Tujuan karbohidrat paling utama adalah energi sistem kita. Kita bisa aktivitas dengan baik, berpikir dengan jernih," kata Matias dalam webinar Pana Comm, Jumat (28/8/2020).

Kebanyakan orang Indonesia menjadikan nasi sebagai sumber karbohidrat. Meski sebetulnya ada banyak makanan lain yang juga mengandung karbohidrat, seperti ubi, kentang, roti, dan mie. Matias menyarankan agar konsumsi makanan dengan sumber karbohidrat berkualitas baik dan hanya pilih satu saja.

"Kalau nasi ya nasi saja, kalau jagung, kentang, ubi pilih salah satu saja, jangan dicampur. Karena tujuan dari karbohidrat memberikan energi, itu yang kita perlu," ujar mantan fisioterapi Timnas sepakbola Indonesia itu.

Setelah selesai beraktivitas, barulah lebih banyak mengonsumsi protein. Matias menjelaskan, fungsi protein adalah untuk memperbaiki sel yang rusak dan membentuknya dengan yang baru juga memperkuat jaringan otot.

"Kalau abis aktivitas terasa capek, pegal, itu bentuk sel yang rusak secara aktif. Jadi bukan karena cedera," jelasnya.

Jika asupan protein dan waktu istirahat cukup, maka tubuh akan kembali kuat, lanjutnya. Sumber protein itu bisa didapatkan dari produk hewani sepertu susu, telur, dan ikan.

baca juga

"Kalau dalam bidang olahraga, kita konsumsi protein setelah melakukan aktivitas, bukan sebelumnya. Jadi kalau anak-anak sebelum berangkat sekolah lebih banyak diberi karbohidrat. Karena mereka butuh energi untuk belajar, berpikir, mencerna informasi. Setelah selesai, baru diberikan protein untuk menggantikan sel yang telah rusak," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Perlu Menghindarinya, Begini Tips Aman Makan Nasi saat Diet!

Tidak Perlu Menghindarinya, Begini Tips Aman Makan Nasi saat Diet!

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Ibu Ingin Masak MPASI Enak dan Bergizi? Kuncinya di Karbohidrat dan Protein

Ibu Ingin Masak MPASI Enak dan Bergizi? Kuncinya di Karbohidrat dan Protein

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 05:05 WIB

Ingin Terhindar dari Kematian Dini? Konsumsi Protein Nabati, yuk!

Ingin Terhindar dari Kematian Dini? Konsumsi Protein Nabati, yuk!

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:20 WIB

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:17 WIB

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:12 WIB

×